PONTIANAK POST - Kunjungan kerja Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa ke Kalimantan Barat menandai kembali pentingnya posisi provinsi ini dalam peta pertahanan dan keamanan nasional.
Selain agenda seremonial, lawatan ini juga dipandang sebagai momentum memperkuat koordinasi antara TNI Angkatan Darat dan pemerintah daerah di wilayah perbatasan.
Wakasad bersama istri tiba di VIP Room Bandara Internasional Supadio Pontianak, Jumat (24/7), sekitar pukul 08.55 WIB.
Kedatangannya disambut Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalbar. Penyambutan dilakukan dengan pemakaian syal dan tanjak sebagai bentuk penghormatan.
Kalbar dan Tantangan Wilayah Perbatasan
Kalbar memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi ini membuat Kalbar bukan hanya penting dari sisi pembangunan, tetapi juga dari aspek pertahanan, pengamanan wilayah, dan kedaulatan negara.
Dalam konteks itu, kunjungan Wakasad dipandang sebagai penguatan komunikasi antara pusat dan daerah, terutama untuk membaca langsung tantangan yang dihadapi jajaran TNI AD di lapangan.
Mulai dari pengamanan wilayah teritorial, kesiapsiagaan prajurit, hingga dukungan lintas sektor untuk menjaga stabilitas keamanan.
Baca Juga: Menguak Sejarah Benteng Kota Batu Mempawah, Benteng Pertahanan yang Lahir dari Perebutan Takhta
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan bahwa kehadiran Wakasad menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi antarlembaga.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar dan seluruh masyarakatnya, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Wakil Kepala Staf Angkatan Darat beserta Ibu di Bumi Khatulistiwa. Kehadiran Bapak Wakasad menjadi bagian dari penguatan sinergi antara TNI Angkatan Darat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta menjaga pertahanan dan keamanan di Kalbar,” ujar Norsan.
Menurut Norsan, kolaborasi tersebut sangat penting karena Kalbar merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan membutuhkan dukungan kuat untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami berharap kunjungan kerja ini semakin memperkuat sinergi antara Pemprov Kalbar dan TNI Angkatan Darat sehingga mampu mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Agenda Kunjungan Wakasad
Selama berada di Kalbar, Wakasad dijadwalkan meninjau sejumlah satuan jajaran Kodam XII/Tanjungpura, bersilaturahmi dengan Forkopimda, serta memberikan pengarahan kepada prajurit TNI Angkatan Darat.
Agenda tersebut menunjukkan bahwa kunjungan ini tidak hanya bersifat protokoler, tetapi juga berkaitan dengan evaluasi langsung terhadap kesiapan satuan di wilayah strategis.
Penegasan Peran Kalbar
Kunjungan kerja itu kembali menegaskan bahwa Kalbar memiliki arti penting dalam penguatan pertahanan darat, khususnya di wilayah perbatasan.
Di tengah berbagai tantangan keamanan lintas batas, sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Editor : Miftahul Khair