PONTIANAK POST – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat dalam kondisi aman meski sempat terjadi antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Saat ini distribusi BBM telah kembali berjalan normal setelah kapal pengangkut berhasil sandar di Depo Siantan.
Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, mengatakan proses penyaluran BBM ke SPBU sudah kembali dilakukan sejak kapal pengangkut tiba di Depo Siantan pada pagi hari.
"BBM sudah mulai disalurkan setelah kapal sandar di Depo Siantan. Kami memastikan distribusi kembali berjalan normal," ujar Widhi.
Baca Juga: Antrean BBM Mulai Muncul di Kubu Raya, Bupati Sujiwo Desak Pertamina Cegah Krisis Distribusi Lagi
Ia menjelaskan, sebelumnya kapal pengangkut BBM sempat mengalami keterlambatan memasuki alur Sungai Kapuas karena harus menunggu air pasang akibat surutnya debit sungai. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan pasokan ke sejumlah SPBU dan memicu antrean kendaraan.
Selain faktor distribusi, Pertamina juga tengah mengevaluasi kemungkinan adanya peningkatan konsumsi BBM subsidi yang menyebabkan antrean di beberapa titik.
"Selain keterlambatan kapal, kami melihat ada indikasi pergeseran konsumsi dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi. Hal ini masih kami evaluasi," jelasnya.
Meski sempat terjadi kendala distribusi, Pertamina menegaskan stok BBM di Kalimantan Barat tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Perusahaan juga terus memantau penyaluran agar pasokan di seluruh SPBU kembali stabil dan antrean tidak berlanjut.
Baca Juga: Keluhan Sopir Soal Solar Subsidi Direspons Gubernur Kalbar, Pertamina Perketat Pengawasan Distribusi BBM
Dengan distribusi yang telah kembali normal, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena ketersediaan BBM dipastikan dalam kondisi aman. (mdy)