Langsung Telepon Pertamina Usai Lihat Antrean SPBU, Gubernur Kalbar Minta Warga Tidak Panik: Bukan Karena Langka

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:50 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan. (ADPIM PEMPROV KALBAR)
Gubernur Kalbar Ria Norsan. (ADPIM PEMPROV KALBAR)

PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat masih dalam kondisi aman meski terjadi antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, antrean tersebut dipicu keterlambatan masuknya kapal pengangkut BBM akibat kendala pasang surut air, bukan karena terjadinya kelangkaan pasokan.

Norsan mengatakan dirinya langsung berkoordinasi dengan PT Pertamina setelah menerima laporan mengenai antrean kendaraan di sejumlah SPBU, seperti di kawasan Jalan Teuku Umar, Jalan Ahmad Yani di Kota Pontianak, Kubu Raya dan sekitarnya, pada Senin (27/7) malam.

"Jadi, tadi malam saya sudah dapat informasi. Saya lihat ada antrean BBM di beberapa tempat seperti Teuku Umar dan Ahmad Yani. Saya langsung telepon Pertamina," kata Norsan kepada wartawan, Selasa (28/7) usai menghadiri Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BRGM) ke-XII Kalbar di Taman Dirgantara Angkasa Pura, Sungai Raya.

Baca Juga: Antrean Panjang Picu Isu Kelangkaan, Polres Kubu Raya Minta Warga Tak Panik dan Pastikan Stok BBM Aman

Berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari Pertamina, terdapat dua kapal yang membawa pasokan BBM menuju Kalimantan Barat. Namun, salah satu kapal belum dapat memasuki pelabuhan karena kondisi air yang masih surut sehingga menghambat proses distribusi.

"Ada dua kapal yang membawa BBM, tetapi ada satu yang belum bisa masuk," ujarnya.

Meski demikian, Norsan menegaskan kondisi tersebut tidak sampai mengganggu ketersediaan BBM secara keseluruhan. Menurutnya, stok BBM yang ada masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Insya Allah, kalau dua-duanya itu bisa masuk, artinya BBM kita cukup. Hanya untuk antisipasi dan faktor keamanan distribusi, kemarin kapalnya belum bisa masuk karena airnya dangkal," jelasnya.

Baca Juga: Warga Pontianak Rela Rela Rela Antre Sejak Pagi demi BBM, Polisi Disiagakan Atur Antrean Pertalite

Norsan pun optimistis distribusi BBM akan kembali normal setelah kondisi pasang memungkinkan kapal bersandar dan membongkar muatan.

"Insya Allah kalau airnya pasang sedikit, lebih baik dan memudahkan untuk kapal bisa masuk," ungkapnya, seraya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang dapat memicu kepanikan dan meminta warga membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan lancar dan pelayanan di SPBU kembali normal. (ash)

Editor : Miftahul Khair
ria norsan gubernur kalbar Pertamina antrean bbm Stok BBM