PONTIANAK POST — Langkah nyata dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul terus dipacu. Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalimantan Barat mematangkan kesiapan pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Angkatan II Kementerian Hukum Tahun 2026 lewat rapat koordinasi di Ruang Rapat Kanwil Kemenkum Kalbar, Senin (27/7).
Agenda yang diinisiasi oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum ini melibatkan para Mentor dan Operator dari bermacam unit kerja. Jajaran Kanwil Kemenkum Kalbar yang hadir meliputi perwakilan Bagian Tata Usaha dan Umum, SDM, IT, Humas, hingga Divisi Pelayanan Hukum.
Pertemuan ini dirancang untuk menyelaraskan persepsi, memperjelas alur kerja, serta membagi peran agar penyelenggaraan magang berjalan efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di tingkat nasional, program strategis ini menyediakan kuota hingga 150.000 peserta selama enam bulan. Khusus lingkungan Kementerian Hukum, tersedia 867 posisi di 47 unit penyelenggara, dengan Kanwil Kemenkum Kalbar mendapatkan alokasi sebanyak 23 peserta.
Fokus pembahasan mencakup tata kelola program berbasis aplikasi Maganghub. Hal ini mencakup penyusunan rencana dan kurikulum pembelajaran, rincian posisi jabatan, penunjukan Mentor, mekanisme seleksi, sampai penerbitan sertifikat. Mentor memegang peranan krusial sebagai pembimbing, pengawas, sekaligus evaluator bagi peserta sepanjang program berlangsung.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menegaskan komitmen penuh instansinya untuk memfasilitasi para peserta dengan pengalaman kerja nyata yang bernilai tinggi.
"Program pemagangan harus dilaksanakan secara terarah, objektif, dan berintegritas. Kami memastikan setiap peserta memperoleh pendampingan yang baik, tugas yang relevan, serta lingkungan kerja yang profesional dan bebas dari tindakan diskriminatif maupun tidak etis," ujar Jonny.
Tak hanya teknis operasional, forum tersebut menekankan pentingnya kedisiplinan Mentor dan Operator. Kehadiran peserta, laporan harian, evaluasi bulanan, hingga pencairan uang saku wajib diverifikasi secara cermat sesuai data riil yang terrekam di platform Maganghub.
Baca Juga: Jaga Mutu Tenun Cual Sambas, Kanwil Kemenkum Kalbar Tinjau Langsung Sentra Produksi dan 60 Penenun
Sebagai langkah berlanjut, Kanwil Kemenkum Kalbar segera merampungkan penginputan kurikulum, detail posisi, serta rencana kerja ke dalam Maganghub. Seleksi peserta juga akan dikawal ketat agar berlangsung objektif dan transparan. Melalui persiapan matang ini, Kemenkum Kalbar optimistis mampu melahirkan generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja.
Editor : Miftahul Khair