Stok BBM Disebut Aman, Antrean SPBU Adisucipto Kubu Raya Mulai Landai; Warga Diminta Tak Panic Buying

Deny Hamdani • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 16:20 WIB
Antrean kendaraan roda dua dan empat di SPBU Desa Arang Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu raya mulai melandai pada selasa (28/7) sore. (DENY HAMDANI/PONTIANAK POST
Antrean kendaraan roda dua dan empat di SPBU Desa Arang Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu raya mulai melandai pada selasa (28/7) sore. (DENY HAMDANI/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST — Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU Adisucipto, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dipastikan aman dan terkendali.

Kondisi tersebut disampaikan penanggung jawab SPBU setempat, Wagiyo pada Selasa (287), menyusul antrean kendaraan yang sebelumnya sempat terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Pontianak dan sekitarnya.

Wagiyo mengatakan, antrean kendaraan di SPBU Adisucipto saat ini sudah mulai berkurang dan relatif terkendali. Kendaraan yang hendak mengisi BBM juga tidak lagi mengular hingga ke badan jalan karena antrean telah berada di dalam area SPBU.

Baca Juga: Pertamina Tambah 176 KL BBM dan Perpanjang Operasional SPBU untuk Urai Antrean di Pontianak dan Kubu Raya

"Antrean sudah landai dan masuk dalam areal SPBU," kata Wagiyo.

Ia menjelaskan, SPBU tersebut saat ini memiliki stok Pertalite yang dinilai mencukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat. Pasokan yang tersedia mencapai sekitar 24 kiloliter atau setara tiga tangki.

Dengan kondisi stok tersebut, Wagiyo mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan mengenai ketersediaan BBM bersubsidi.

Ia juga mengingatkan para pengguna kendaraan, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat, untuk tetap tertib saat melakukan pengisian BBM dan mengikuti pengaturan antrean yang telah disediakan pihak SPBU.

Baca Juga: Jadwal Kapal Suplai BBM Kalbar Berubah, Elnusa Petrofin Tambah 5 Mobil Tangki untuk Percepat Distribusi 

"Ketersediaan BBM subsidi sudah aman dan terkendali," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang mengantre, Meli, mengatakan dirinya sengaja datang ke SPBU Adisucipto sejak siang untuk mengisi Pertalite.

Ia mengaku tangki sepeda motornya sudah hampir kosong sehingga memilih segera mencari SPBU yang masih memiliki stok BBM.

Menurut Meli, antrean yang terjadi merupakan konsekuensi dari meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap BBM. Sejumlah pengendara memilih mengisi tangki kendaraan hingga penuh karena khawatir kesulitan mendapatkan Pertalite di tempat lain.

"Memang tangki kendaraan roda dua saya sudah kosong, jadi sejak siang saya memilih antre di SPBU ini untuk diisi penuh," kata Meli.

Kondisi antrean BBM dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian masyarakat di Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Sejumlah pengendara sebelumnya mengeluhkan antrean panjang di beberapa SPBU, terutama untuk mendapatkan Pertalite.

Baca Juga: Kemarau Ancam Distribusi BBM Kalbar, Pertamina Diminta Waspada

Antrean bahkan sempat terlihat memanjang hingga ke badan jalan di sejumlah lokasi, sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas pengguna jalan lainnya.

Namun, kondisi di SPBU Adisucipto saat ini disebut sudah lebih terkendali. Antrean kendaraan masih terlihat, tetapi tidak lagi memanjang keluar dari area SPBU.

Kepastian ketersediaan stok BBM di SPBU tersebut diharapkan dapat meredakan kekhawatiran masyarakat. Terlebih, BBM merupakan kebutuhan penting untuk mendukung mobilitas warga dan aktivitas perekonomian sehari-hari.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau melakukan penimbunan BBM. Pengendara diharapkan membeli sesuai kebutuhan sehingga distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan lancar dan masyarakat lainnya tetap memperoleh akses terhadap bahan bakar. (den)

Editor : Miftahul Khair
Panic buying antrean bbm kubu raya Stok BBM