PONTIANAK POST – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mempercepat proses normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat dengan mengoptimalkan penerimaan pasokan dari kapal pengangkut serta meningkatkan penyaluran ke sejumlah SPBU.
Langkah tersebut dilakukan menyusul tibanya kapal-kapal pengangkut BBM di Integrated Terminal (IT) Pontianak yang kini tengah menjalani proses bongkar muat untuk memperkuat ketersediaan stok. Upaya ini ditujukan agar distribusi BBM di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, Landak, hingga daerah lainnya kembali berjalan normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengatakan percepatan distribusi dilakukan melalui berbagai strategi agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.
"Proses penerimaan pasokan dari kapal terus kami optimalkan, disertai percepatan penyaluran ke SPBU agar ketersediaan BBM di Kalimantan Barat semakin membaik dan distribusi dapat kembali normal," ujarnya, Rabu (29/7).
Sebagai bagian dari percepatan, Pertamina mengawali pengiriman BBM ke SPBU di Pontianak dan sekitarnya sejak pukul 00.00 WIB. Distribusi dilakukan lebih awal agar pasokan lebih cepat diterima masyarakat, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi yang tinggi.
Selain itu, Pertamina menerapkan strategi build up stock dengan menambah stok di SPBU sebelum mencapai batas minimum. Kebijakan ini bertujuan menjaga ketersediaan BBM sehingga potensi kekosongan stok dapat diminimalkan.
Sejak awal pekan, Pertamina juga telah menyalurkan tambahan pasokan sebanyak 176 kiloliter secara bertahap. Penyaluran tambahan tersebut diprioritaskan ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan maupun antrean kendaraan.
Baca Juga: Mengapa SPBU Pontianak dan Kubu Raya Masih Antre BBM? Ini Penyebab dan Langkah Pertamina
Untuk meningkatkan pelayanan, sejumlah SPBU juga memperpanjang jam operasional hingga tengah malam sehingga kapasitas penyaluran kepada masyarakat dapat lebih optimal.
Menurut Edi, Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya guna memastikan distribusi berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pemantauan di lapangan juga terus dilakukan untuk memastikan pasokan tambahan dapat segera diterima masyarakat, termasuk melalui pengaturan distribusi dan dukungan pengendalian arus kendaraan di SPBU yang mengalami kepadatan.
Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan serta kapasitas tangki kendaraan agar distribusi dapat berlangsung lebih merata.
"Kami terus berupaya menjaga kelancaran distribusi energi bagi masyarakat Kalimantan Barat. Dukungan masyarakat dengan membeli BBM sesuai kebutuhan akan membantu menjaga ketersediaan pasokan di seluruh wilayah," tutup Edi. (mdy)
Editor : Miftahul Khair