Guru Besar dari Jawa Barat Berbagi Ilmu di Pontianak, Kanwil Kemenkum Kalbar Hadir Perkuat Kolaborasi Akademik

Miftahul Khair • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:16 WIB
Kanwil Kemenkum Kalbar menghadiri kegiatan PKM Nasional di UPB Pontianak pada Rabu (29/7). (DOK KANWIL KEMENKUM KALBAR)
Kanwil Kemenkum Kalbar menghadiri kegiatan PKM Nasional di UPB Pontianak pada Rabu (29/7). (DOK KANWIL KEMENKUM KALBAR)

PONTIANAK POST — Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalimantan Barat turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional bertema "Penguatan SDM Dosen dan Perguruan Tinggi Berdampak". Agenda strategis yang diselenggarakan oleh Universitas Panca Bhakti (UPB) ini digelar dalam rangka menyambut kunjungan Paguyuban Guru Besar Jawa Barat ke Provinsi Kalimantan Barat.

Bertempat di Gedung Convention Centre Universitas Panca Bhakti Pontianak pada Rabu (29/7), acara seremonial ini dibuka secara resmi oleh Rektor UPB, Purwanto, serta menghadirkan tiga pakar akademisi terkemuka asal Jawa Barat sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparan materi pertama, Umi Narimawati mengupas arah transformasi pendidikan tinggi dari era Kampus Merdeka menuju Kampus Berdampak. Pihaknya menekankan krusialnya menghasilkan luaran yang nyata bagi bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, relevansi lulusan, ekosistem pendidikan yang adaptif, serta kolaborasi erat bersama dunia usaha dan industri.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Kawal Pembahasan Raperbup Penyesuaian Tarif Pelabuhan Kubu Raya

Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Dewi Laelatul Badriyah yang membedah penjaminan mutu perguruan tinggi berlandaskan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, termasuk pencapaian Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang idealnya terus ditingkatkan. Sementara itu, narasumber ketiga, Endang Komara, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara fakultas, program studi, dan dosen sebagai tiga pilar kunci suksesnya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menegaskan bahwa keterlibatan Kanwil Kemenkum Kalbar dalam forum ilmiah ini merupakan cerminan komitmen instansi dalam membangun ekosistem kolaborasi yang kokoh antara pemerintah dan sektor pendidikan tinggi.

"Perguruan tinggi yang berdampak dan Kanwil Kemenkum Kalbar sesungguhnya memiliki visi yang saling melengkapi. Kami membutuhkan perguruan tinggi sebagai mitra dalam penelitian hukum, pembinaan masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia, sementara perguruan tinggi membutuhkan dukungan pemerintah dalam memberikan layanan hukum bagi civitas akademikanya. Kehadiran kami dalam forum ini memperkuat sinergi strategis tersebut demi kemajuan pendidikan dan pembangunan Kalimantan Barat," tegas Jonny.

Lebih lanjut, Jonny menambahkan bahwa kerja sama antara Kanwil Kemenkum Kalbar dan UPB yang telah mengakar lewat berbagai program konkrit—mulai dari penyuluhan hukum, KP-KKN pembinaan Posbankum, hingga pendampingan Kekayaan Intelektual (KI) bagi civitas akademika—merupakan bukti nyata kemitraan yang produktif.

Baca Juga: Siapkan Mentor dan Operator Kanwil Kemenkum Kalbar Siap Sukseskan Pemagangan Nasional 2026

Rangkaian acara ini turut diwarnai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU/MoA) sebagai bentuk komitmen formal penguatan kerja sama antarlembaga, disusul sesi diskusi interaktif yang mempertemukan gagasan antara para Guru Besar Jawa Barat dan civitas akademika Kalimantan Barat.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan wawasan yang didapat guna memacu kompetensi akademik, memperkokoh pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta mengoptimalkan sistem penjaminan mutu demi mewujudkan kampus yang unggul, berdaya saing, dan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Editor : Miftahul Khair
pkm nasional Kanwil Kemenkum Kalbar UPB Pontianak