Ria Norsan Dorong Pembangunan Desa Berbasis Kolaborasi Saat Buka Gema Membangun Desa di Teluk Batang

Novantar Ramses Negara • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 18:46 WIB
Gubernur Kalbar membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) Tahun 2026 di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7). (ISTIMEWA)
Gubernur Kalbar membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) Tahun 2026 di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus memperkuat pembangunan desa melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) Tahun 2026 di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7).

Dalam sambutannya, Ria Norsan mengatakan kegiatan Gema Membangun Desa bukan sekadar agenda seremonial pemerintah, tetapi menjadi ruang untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, melihat kondisi di lapangan, sekaligus memastikan pembangunan benar-benar menjangkau desa-desa, termasuk wilayah pesisir.

"Saya merasa sangat senang dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Teluk Batang. Gema Membangun Desa bukan sekadar agenda pemerintah, melainkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengar aspirasi, melihat kondisi di lapangan, dan memastikan pembangunan benar-benar hadir hingga ke desa-desa," ujarnya.

Baca Juga: Norsan Ajak Warga Meriahkan Gema Membangun Desa dan MTQ Kalbar di Kayong Utara

Ia mengapresiasi status Desa Teluk Batang yang telah menjadi desa mandiri. Namun, menurutnya, status tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Desa yang maju bukan hanya memiliki infrastruktur yang baik, tetapi juga masyarakat yang sehat, pendidikan yang berkualitas, ekonomi yang tumbuh, lingkungan yang terjaga, serta semangat gotong royong yang tetap hidup," katanya.

Karena itu, Ria Norsan meminta seluruh jajaran pemerintah terus memperkuat pelayanan dasar, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Ia menekankan agar tidak ada anak yang putus sekolah serta upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui pelayanan kesehatan, pemenuhan gizi, sanitasi, dan kepedulian bersama.

Selain itu, ia mengingatkan agar Dana Desa dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga: Gema Membangun Desa di Kayong Utara, Norsan Serap Aspirasi Warga

Menurutnya, Kabupaten Kayong Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan, pariwisata, produk olahan, kerajinan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Oleh sebab itu, ia mendorong para pelaku usaha, BUMDes, koperasi, Karang Taruna, TP PKK, nelayan, hingga generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memanfaatkan pemasaran digital.

"Saya mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus berinovasi agar produk-produk Teluk Batang mampu bersaing hingga pasar nasional bahkan internasional," ujarnya.

Ria Norsan juga memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan pelayanan dasar masyarakat sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengajak masyarakat menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Sukadana pada 1–9 Agustus 2026. Ia berharap masyarakat dapat menyambut para tamu dengan menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, dan Bank Kalbar, meliputi paket sembako, alat kesehatan, bantuan administrasi kependudukan, bibit tanaman produktif, perlengkapan olahraga, bantuan pencegahan stunting, hingga perlengkapan alat salat.

Ria Norsan berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga: Teluk Batang Jadi Tuan Rumah Gema Membangun Desa Kalbar, Ribuan Layanan Pemerintah Dekatkan ke Warga

"Membangun desa berarti membangun masa depan Kalimantan Barat. Ketika desa semakin maju, ekonomi tumbuh, pelayanan publik semakin baik, dan generasi muda semakin berkualitas, maka kita sedang meletakkan fondasi menuju Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan," tuturnya.

Ia kemudian secara resmi membuka pelaksanaan Gema Membangun Desa Tahun 2026 di Desa Teluk Batang. (mse)

Editor : Miftahul Khair
ria norsan gema membangun desa kayong utara gubernur kalbar