PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak masyarakat mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat dengan memperbanyak amal saleh, memakmurkan masjid, dan senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan kuliah tujuh menit (kultum) usai Shalat Subuh berjamaah di Masjid Babul Mukminin, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7).
Dalam tausiahnya, Norsan mengingatkan bahwa kehidupan di dunia hanyalah persinggahan sementara, sedangkan kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap manusia. Karena itu, setiap muslim perlu mempersiapkan diri dengan memperbanyak ibadah dan amal kebajikan.
Mengawali kultumnya, Gubernur mengajak jemaah untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT. Ia mengutip firman Allah SWT yang menyatakan bahwa siapa yang bersyukur akan ditambah nikmatnya, sedangkan mengingkari nikmat akan mendatangkan azab yang pedih.
Ia juga mengingatkan besarnya keutamaan shalat sunnah dua rakaat sebelum Subuh yang memiliki pahala sangat besar sehingga patut dijaga oleh setiap muslim.
Menurut Norsan, perjalanan hidup manusia terus bergerak sebagaimana pergantian waktu salat, mulai dari Subuh hingga kembali ke Subuh. Begitu pula manusia yang menjalani fase kehidupan dari lahir, tumbuh dewasa, berkeluarga, hingga akhirnya menghadapi kematian.
Untuk menggambarkan pentingnya bekal amal, Norsan mengibaratkan seseorang yang berkunjung ke rumah orang tuanya. Kehadiran seorang anak tentu membahagiakan, namun akan lebih bermakna apabila disertai buah tangan yang disukai orang tuanya.
"Demikian pula ketika kita menghadap Allah SWT. Hendaknya kita membawa bekal berupa amal ibadah dan amal saleh sebagai persembahan terbaik kepada-Nya," ujarnya.
Baca Juga: Ria Norsan Ajak Masyarakat Hadiri Gema Membangun Desa dan Meriahkan MTQ XXXIV Kalbar di Sukadana
Menjelang akhir kultum, Norsan mengingatkan bahwa terdapat tiga perkara yang menjadi rahasia Allah SWT, yakni waktu datangnya kematian, tempat seseorang meninggal dunia, serta keadaan seseorang ketika malaikat maut menjemputnya.
"Karena itu, jangan pernah menunda untuk berbuat baik. Perbanyak amal saleh, tingkatkan ibadah, dan manfaatkan setiap kesempatan yang Allah berikan sebelum datang waktu yang tidak pernah kita ketahui," pesannya.
Usai kultum, Gubernur menyerahkan bantuan secara simbolis dari Bank Kalbar untuk Masjid Babul Mukminin berupa dana operasional sebesar Rp25 juta, 100 lembar sarung, 100 mukena, serta 25 mushaf Al-Qur'an.
Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan keimanan, penguatan ukhuwah Islamiyah, dan pembentukan karakter masyarakat yang bertakwa. (mse)
Editor : Miftahul Khair