PONTIANAK POST - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kakanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Kalimantan Barat untuk memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Zikir dan Doa Kebangsaan yang dikoordinasikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan dilaksanakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
"Kemerdekaan adalah nikmat besar yang dianugerahkan Allah SWT kepada bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sudah sepantasnya rasa syukur diwujudkan tidak hanya melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga dengan memperbanyak doa dan munajat agar bangsa ini senantiasa berada dalam lindungan-Nya," ungkap Muhajirin.
Menurutnya, zikir dan doa kebangsaan menjadi momentum spiritual yang sangat bermakna untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat cinta tanah air, serta memohon agar Indonesia senantiasa diberi kedamaian, kemajuan, dan keberkahan. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, doa menjadi pengikat yang menguatkan persaudaraan sebagai satu bangsa.
"Saya berharap seluruh keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat dapat ikut menyemarakkan kegiatan ini dengan menggelar doa bersama di lingkungan kerja maupun di rumah ibadah masing-masing sesuai dengan keyakinan dan tradisi keagamaan," paparnya.
Ia mengajak agar peringatan hari kemerdekaan sebagai momentum memperkokoh semangat pengabdian, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta terus merawat kerukunan umat beragama.
"Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, perlindungan, dan keberkahan kepada bangsa Indonesia. Semoga negeri yang kita cintai ini semakin maju, semakin rukun, semakin sejahtera, serta tetap teguh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya. (mrd)
Editor : Miftahul Khair