PONTIANAK POST - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Pontianak kembali mempercayakan kepemimpinan partai kepada Bebby Nailufa.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Pontianak, Minggu (2/8), Bebby terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Pontianak periode 2026 - 2031.
Terpilihnya kembali Bebby menjadi kelanjutan dari kepemimpinannya yang berhasil meningkatkan perolehan kursi Golkar di DPRD Kota Pontianak pada Pemilu 2024.
Baca Juga: Pemkab Kapuas Hulu Siapkan Bantuan Parpol Rp1,2 Miliar, Golkar Paling Besar
Memasuki periode kepengurusan baru, Golkar menyatakan akan memfokuskan strategi pada penguatan basis pemilih muda yang dinilai semakin dominan dalam peta politik.
Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Lima Tahun ke Depan
Musda XI DPD Partai Golkar Kota Pontianak menetapkan Bebby Nailufa sebagai ketua untuk masa bakti 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi.
Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Ichfany, mengapresiasi kepemimpinan Bebby pada periode sebelumnya. Menurutnya, Golkar Kota Pontianak mampu mencatat peningkatan perolehan kursi legislatif secara signifikan di bawah kepemimpinan Bebby.
“Golkar sebagai partai yang paling senior tentu harus paling siap untuk mendulang suara generasi milenial dan Gen Z. Hari ini Bu Bebby sudah membuktikan sebagai representasi anak muda mampu meningkatkan kursi secara signifikan. Beliau sangat enerjik dan memenuhi segala unsur untuk kembali memperkuat posisi Golkar di Kota Pontianak,” ujar Ichfany dikutip dari Golkarpedia (2/8).
Baca Juga: Harga Plastik Melonjak, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalbar Desak Intervensi Pemerintah Lindungi UMKM
Golkar Fokus Garap Pemilih Milenial dan Gen Z
Usai kembali dipercaya memimpin partai, Bebby menyatakan fokus utama kepengurusan mendatang adalah memperkuat dukungan dari kalangan pemilih muda.
Menurutnya, bonus demografi membuat sekitar 50 persen pemilih berasal dari generasi muda. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dijawab melalui pendekatan politik yang lebih adaptif.
“Poin utama di Musda ini adalah menyatukan semangat dan persatuan. Target ke depan sangat luar biasa dengan pemilih anak muda mencapai 50 persen karena bonus demografi. Partai Golkar adalah partai dewasa yang harus terus berimprovisasi dengan gaya politik sekarang,” kata Bebby.
Untuk mendukung strategi tersebut, Golkar akan memberdayakan organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan partai, seperti AMPI, AMPG, Al-Hidayah, HWK, SOKSI, MKGR, dan Kosgoro sebagai bagian dari penguatan mesin politik.
Perolehan Kursi DPRD Jadi Modal Politik
Pada Pemilu 2024, Partai Golkar meningkatkan perolehan kursi DPRD Kota Pontianak dari tiga menjadi enam kursi.
Hasil tersebut mengembalikan Golkar ke jajaran pimpinan DPRD Kota Pontianak melalui kursi wakil ketua yang saat ini dijabat Bebby Nailufa.
Baca Juga: Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Langgur, Dua Pelaku Ditangkap
Peningkatan perolehan kursi itu menjadi salah satu capaian yang disoroti dalam Musda sekaligus menjadi dasar apresiasi dari jajaran DPD Partai Golkar Kalimantan Barat terhadap kepemimpinan Bebby.
Singgung Kesamaan Arah dengan PDIP
Dalam pembukaan Musda, Bebby juga menyinggung hubungan baik serta kesamaan arah antara Partai Golkar dan PDI Perjuangan.
Pernyataan itu disampaikan di hadapan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pontianak yang juga Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, yang menghadiri kegiatan tersebut.
Hingga Musda berakhir, belum ada pernyataan resmi dari PDI Perjuangan mengenai peluang membangun koalisi dengan Golkar maupun pasangan calon yang akan diusung pada Pemilihan Wali Kota Pontianak mendatang.
Editor : Miftahul Khair