PONTIANAK POST - Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin menyambut baik dengan proses pelaksanaan pengerjaan infrastruktur yang sudah bisa berjalan di bulan ini. Dengan dimulainya pengerjaan di tengah tahun, selain mempercepat serapan anggaran, juga mampu menyerap lapangan pekerjaan dari sektor padat karya.
“Beberapa pekerjaan saya lihat sudah mulai berjalan di pertengahan tahun ini. Artinya tahapan proses pekerjaan hingga berjalan di lapangan, sudah semakin baik. Ini hal positif untuk penyerapan keuangan daerah,” ujar Satarudin, Selasa (4/8).
Menurutnya, jika pekerjaan padat karya sudah mulai berjalan di tengah tahun, akan semakin baik. Pastinya, ini akan menyerap tenaga kerja di Kota Pontianak. Hasil upah yang mereka dapat nanti, bisa dibelanjakan sehingga perekonomian di Kota Pontianak akan hidup.
Kemudian ketika pekerjaan sudah bisa dimulai di pertengahan tahun, dalam pekerja teman-teman pelaksana di lapangan tidak merasa dikhawatirkan dengan kontrak kerja seperti pekerjaan di akhir tahun. Mereka mesti berhadapan dengan deadline, kemudian paling rawan ketika bekerja di lapangan adalah masalah cuaca.
Diketahui di bulan November dan Desember, biasanya memasuki musim penghujan. Ini menjadi tantangan teman-teman pelaksana pekerjaan di lapangan. Oleh sebab itu mereka harus pandai-pandai, dalam bekerja di lapangan. Dimana pekerjaan dituntut selesai tepat waktu. Kalau tidak mereka akan dikenakan denda.
Dia pun mendorong kepada OPD yang memiliki program padat karya, untuk segera melaksanakan programnya. Kuncinya di administrasi. Ketika sudah bisa diselesaikan, maka pekerjaan bisa dimulai.
Tidak hanya program padat karya saja, perhelatan kegiatan event sampai program-program terencana di OPD hendaknya juga bisa dimulai sesuai jadwal. Karena semua kegiatan ini juga bersumbangsih menggeliatkan perekonomian di Kota Pontianak.
Baca Juga: Polres Singkawang Musnahkan 83,36 Gram Sabu dan 51 Pil Ekstasi, Selamatkan Ratusan Warga
Dengan kondisi keadaan fiskal saat ini, untuk membangun perekonomian Pontianak tetap hidup maka mesti dilakukan bersama-sama. Ketika semuanya masih dalam keseimbangan, Satar optimis kota ini bisa survive dengan keadaan ekonomi sekarang.
“Lapangan kerja juga mesti dipantau, karena jika lapangan pekerjaan ada maka perputaran ekonomi bisa tetap berjalan. Salah satunya dari program padat karya ini,” tutupnya.(iza)
Editor : Hanif