Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan Ajak ASN dan Masyarakat Rutin Donor Darah di PMI

Idil Aqsa Akbary • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:02 WIB
Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan.
Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan.

PONTIANAK POST - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan meninjau pelaksanaan aksi donor darah di Kantor PMI Kota Pontianak, Jalan Ahmad Yani Nomor 30, Pontianak, Kamis (6/8) pagi.

Krisantus tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB. Sebelum kedatangannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson sudah lebih dulu tiba di Kantor PMI Kota Pontianak. Setibanya di lokasi, Wakil Gubernur terlebih dahulu menyapa masyarakat yang mengikuti aksi donor darah di lantai dua Kantor PMI Kota Pontianak.

Sebelum meninjau ruang transfusi darah, Krisantus menyampaikan apresiasi dan memberikan motivasi kepada para pendonor yang telah bersedia menyumbangkan darahnya untuk membantu sesama.

Baca Juga: Krisantus: Sudah Ancam Ekonomi Kalbar, Pengerukan Sungai Kapuas Tak Bisa Ditunda Lagi

Usai memberikan sambutan singkat, Krisantus bersama rombongan meninjau ruang transfusi darah. Ia melihat secara langsung proses donor darah sekaligus berdialog dengan sejumlah pendonor dan petugas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pontianak mengenai pelayanan dan ketersediaan stok darah.

Krisantus mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang memenuhi syarat kesehatan untuk rutin mendonorkan darah sebagai bentuk aksi kemanusiaan yang dapat menyelamatkan banyak nyawa.

Menurutnya, donor darah merupakan kegiatan sosial yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.

"Kalau diharapkan, tentu ini tujuan kemanusiaan yang sangat mulia. Karena itu saya terus mendukung, memacu, dan memberi semangat kepada seluruh ASN Provinsi Kalbar yang sehat. Mari kita lakukan gerakan kemanusiaan dengan mendonorkan darah kita untuk membantu saudara-saudara kita yang memerlukan. Ini sangat bermanfaat bagi kehidupan, kemaslahatan, dan kesehatan," ujarnya.

Baca Juga: Kisah Haru Halifah Bakri, PMI Pontianak yang Kembali Setelah 30 Tahun Merantau ke Malaysia

Ia berharap gerakan donor darah semakin banyak diikuti masyarakat sehingga kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan dapat terus terpenuhi.

Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pontianak, dr. Sidig Handanu Widoyono, mengatakan UDD PMI Kota Pontianak setiap tahun memproduksi sekitar 45 ribu kantong darah atau rata-rata 125 hingga 150 kantong darah setiap hari.

“Setiap hari kami harus menyediakan sekitar 125 sampai 150 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan sekitar 22 fasilitas kesehatan yang ada di Pontianak dan sekitarnya," katanya.

Baca Juga: Rayakan HUT Ke-56, Astra Motor Gelar Donor Darah Serentak di 12 Provinsi

Menurut Sidig, kebutuhan tersebut dipenuhi melalui donor darah sukarela maupun kegiatan donor darah keliling (mobile unit) yang menyasar berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga TNI dan Polri.

Ia menjelaskan, PMI Kota Pontianak telah bekerja sama dengan hampir 300 kelompok donor darah yang secara rutin menggelar kegiatan donor. Selain itu, pendonor sukarela yang memenuhi syarat kesehatan juga secara berkala kembali mendonorkan darahnya setiap dua bulan.

"Kami memiliki kelompok-kelompok pendonor darah dan masyarakat pendonor darah sukarela. Selain itu kami juga melakukan mobile unit kepada kelompok-kelompok pendonor darah, baik pemerintah, swasta, TNI maupun Polri. Jumlahnya hampir 300 kelompok donor darah," jelasnya.

Sidig juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan darah agar terlebih dahulu menghubungi UDD PMI Kota Pontianak sebelum menyampaikan permintaan melalui media sosial.

Menurutnya, PMI akan terlebih dahulu mengecek ketersediaan stok darah. Apabila stok tidak tersedia, pihaknya akan menghubungi keluarga pasien sebagai pendonor pengganti atau mengaktifkan jaringan komunitas donor darah yang telah bekerja sama dengan PMI.

"Kalau darah yang dibutuhkan tidak tersedia, kami bisa menghubungi pendonor pengganti dari keluarga maupun komunitas donor darah yang sudah ada di Pontianak. Saat kondisi tertentu seperti bulan Ramadan ketika stok darah menurun, kami juga dapat berkoordinasi dengan TNI, Polri, maupun kelompok-kelompok donor darah yang siap membantu," pungkasnya. (mse/bar)

 

Editor : Hanif
PMI Krisantus Kurniawan asn Wagub Kalbar donor darah