Wagub Kalbar Ajak ASN Rutin Donor Darah Demi Membantu Masyarakat yang Membutuhkan

Marsita Riandini • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 11:56 WIB
Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan saat meninjau pelaksanaan donor darah. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan saat meninjau pelaksanaan donor darah. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan donor darah sebagai gerakan kemanusiaan yang dilakukan secara rutin untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

Menurutnya, donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki nilai kemanusiaan sangat tinggi. Satu kantong darah yang didonorkan dapat menjadi harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan transfusi.

"Tentu ini tujuannya adalah tujuan kemanusiaan yang sangat mulia. Karena itu, saya terus mendukung, memacu, dan memberi semangat kepada seluruh ASN Provinsi Kalbar yang sehat agar ikut mendonorkan darahnya. Mari kita lakukan gerakan kemanusiaan ini untuk membantu saudara-saudara kita yang memerlukan. Ini sangat bermanfaat bagi kehidupan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat," ucapnya.

Baca Juga: Wagub Kalbar Krisantus Ajak YPBM Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Nilai Budaya

Ia menegaskan bahwa donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Ia mengapresiasi para pendonor  yang sukarela menyumbangkan darahnya.

Wagub juga memberikan apresiasi kepada BPSDM Provinsi Kalbar bersama PMI yang telah menghadirkan kegiatan sosial donor darah  sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Aksi donor darah ini memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian sosial melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya mengapresiasi BPSDM bersama Palang Merah Indonesia yang sangat kreatif dan inovatif menyelenggarakan kegiatan sosial seperti ini. Saya berharap kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat seperti ini terus ditingkatkan, karena saya yakin manfaatnya sangat besar bagi warga Kalbar yang membutuhkan pertolongan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pontianak, Sidig Handanu Widoyono, menjelaskan bahwa kebutuhan darah di Kota Pontianak dan wilayah sekitarnya tergolong tinggi sehingga ketersediaan stok darah harus terus dijaga.

Baca Juga: Tiga Inovasi Kepala BPSDM Kalbar Windy Prihastari Kembali Kantongi Sertifikat HAKI

"Dalam satu tahun kami memproduksi sekitar 45 ribu kantong darah. Setiap hari kami harus menyediakan sekitar 125 hingga 150 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan sekitar 22 fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Pontianak dan kabupaten sekitarnya," jelas Sidig.

Ia mengatakan, stok darah diperoleh dari pendonor sukarela maupun kegiatan donor darah keliling yang melibatkan berbagai instansi.

"Kami memiliki kelompok-kelompok pendonor darah dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, TNI, Polri, hingga berbagai komunitas. Jumlahnya hampir 300 kelompok pendonor yang siap membantu apabila diperlukan," ujarnya.

Menurut Sidig, PMI juga memiliki jaringan komunitas pendonor berdasarkan golongan darah sehingga lebih mudah memperoleh pendonor ketika stok darah mulai menipis.(mrd)

Editor : Hanif
Krisantus Kurniawan Wagub Kalbar donor darah stok darah