PONTIANAK POST — Senkom Mitra Polri Provinsi Kalimantan Barat mulai mematangkan regenerasi kepengurusan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) 2027. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Senkom Kalbar 2026 yang digelar di Hotel Maestro Pontianak, Senin (10/8/2026).
Rapimprov menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus tindak lanjut Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar pada Juni 2026. Selain mengevaluasi pelaksanaan program organisasi, forum tersebut membahas persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) serta agenda strategis Senkom Kalbar ke depan.
Kegiatan mengusung tema "Percepatan Peran SENKOM Mitra Polri dalam Harkamtibmas, Bela Negara, dan Kebencanaan guna Mewujudkan Stabilitas Kamtibmas, Nasionalisme Tangguh, dan Kedaulatan Bangsa Menuju Indonesia Emas."
Baca Juga: Antisipasi Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, DLHK Provinsi Kalbar Siapkan Langkah Antisipasi
Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Kalimantan Barat, H. Sareh, S.Pi., mengatakan regenerasi menjadi salah satu perhatian utama organisasi. Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu melanjutkan program sekaligus meningkatkan kontribusi Senkom di tengah berbagai tantangan masyarakat.
"Apabila negara menghadapi situasi genting atau keadaan bahaya, Senkom siap mengambil bagian sesuai kapasitas dan perannya sebagai mitra Polri. Harapannya, kepengurusan baru yang lebih muda semakin semangat, baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota maupun kecamatan," tegas Sareh.
Ia menambahkan, konsolidasi organisasi diperlukan agar program Senkom dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan di masing-masing daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Senkom Kalbar menghadirkan sejumlah narasumber dan unsur terkait, di antaranya Polda Kalimantan Barat, Kesbangpol Kalbar, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar, Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Kalbar, serta Jasa Raharja.
Baca Juga: Polda Kalbar Tingkatkan Kemampuan Bhabinkamtibmas untuk Ciptakan Desa Lebih Aman dan Kondusif
Sejumlah organisasi mitra juga hadir, seperti LDII, Persinas ASAD, FORSGI Kalbar, ORARI Kalbar, Pokdar Kamtibmas, BNN, FKPPI Kalbar, dan RAPI Kalbar.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi lintas organisasi dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), keselamatan lalu lintas, penanggulangan kebencanaan, serta penguatan semangat bela negara.
Mewakili Dirbinmas Polda Kalbar, Dedi Setiawan, S.I.P., mengapresiasi pelaksanaan Rapimprov Senkom Kalbar 2026. Ia menilai sinergi antara Polri dan Senkom merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya kamtibmas yang kondusif.
"Selamat kepada Senkom Mitra Polri Provinsi Kalbar atas kegiatan Rapimprov 2026. Kami mengharapkan sinergi yang baik dengan Senkom Kalbar. Kami memahami bahwa dalam menjaga kamtibmas, kami tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Ria Norsan Minta Evaluasi Penerapan QRIS Demi Percepat Digitalisasi Transaksi di Kalbar
Rapimprov juga menjadi momentum bagi Senkom Kalbar untuk melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus menyusun strategi menghadapi tantangan organisasi ke depan.
Koordinasi internal dengan jajaran Senkom di tingkat kabupaten dan kota menjadi bagian dari proses tersebut. Konsolidasi dilakukan untuk memastikan program organisasi dapat diterapkan secara efektif sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Dengan mengedepankan regenerasi dan penguatan konsolidasi, Senkom Kalbar menargetkan kepengurusan ke depan semakin solid serta mampu memperluas peran dalam mendukung tugas-tugas sosial kemasyarakatan, khususnya di bidang kamtibmas, kebencanaan, keselamatan lalu lintas, dan bela negara.
Hasil Rapimprov selanjutnya akan menjadi salah satu pijakan dalam mempersiapkan pelaksanaan Musprov sekaligus memperkuat kesiapan organisasi Kalimantan Barat menuju Munas Senkom Mitra Polri 2027. (*)
Editor : Hanif