DLHK Kalbar Serahkan 20 Mesin Pemadam Api ke Enam KPH untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Hanif PP • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:44 WIB
Foto bersama saat penyerahan mesin pemadam karhutla untuk Kesatuan Pengelolaan Hutan. (ISTIMEWA)
Foto bersama saat penyerahan mesin pemadam karhutla untuk Kesatuan Pengelolaan Hutan. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat menyerahkan 20 unit mesin pemadam api kepada enam Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyerahan mesin pemadam api tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) yang digelar di Aula Rimbawan DLHK Kalbar, Jalan Sultan Abdurrahman Nomor 137, Pontianak, Senin (3/8).

Kepala DLHK Kalbar, Adi Yani, mengatakan bantuan peralatan tersebut diharapkan mendukung kesiapsiagaan petugas UPT KPH dan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), terutama di wilayah yang rawan karhutla.

Baca Juga: BNPB Siagakan Operasi Darat dan Modifikasi Cuaca Hadapi Karhutla Kalbar

Dalam kegiatan tersebut, Adi Yani juga menguji langsung pengoperasian mesin pemadam api untuk memastikan kesiapan teknis peralatan sebelum digunakan di lapangan. Uji coba tersebut menjadi bagian dari persiapan penggunaan peralatan agar mesin dapat dioperasikan secara optimal dalam mendukung penanganan karhutla.

Sebanyak 20 unit mesin pemadam api kemudian diserahkan kepada enam UPT KPH, yakni KPH Wilayah Bengkayang, Kayong Utara, Landak, Mempawah, Sambas, dan Sekadau. Setelah penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pengoperasian pompa pemadam api. Pelatihan dipandu CV Reva Kaila Putri bersama pelatih pendamping dan diikuti operator pompa dari enam wilayah KPH.

Pengadaan sarana pemadam karhutla tersebut bersumber dari dana Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 yang dikelola Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan disalurkan melalui lembaga perantara Bentang Kalimantan Tangguh (BKT).

Dukungan peralatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan dan perluasan aksi mitigasi serta adaptasi perubahan iklim di Kalbar, termasuk mendukung upaya menekan emisi karbon di tingkat tapak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran DLHK Kalbar, kepala UPT KPH beserta operator pompa dari enam wilayah, perwakilan PMU RBP REDD+ Kalbar, serta perwakilan Bentang Kalimantan Tangguh. Total peserta mencapai sekitar 40 orang. (mse/r)

Editor : Rafael B. Junior
mesin pemadam api penanganan karhutla DLHK Kalbar karhutla kph