COMPASS: Inovasi Jurusan Teknologi Pertanian POLNEP Bantu Siswa SMK SMTI Pontianak Menavigasi Karier

Marsita Riandini • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:34 WIB
Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) melalui Jurusan Teknologi Pertanian melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sosialisasi Teknologi Decision Support System Berbasis Web kepada Siswa SMK SMTI Pontianak sebagai Instrumen Navigasi Karier dan Jurusan Kuliah” pada Rabu, 17 Juni 2026, di SMK SMTI Pontianak.
Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) melalui Jurusan Teknologi Pertanian melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sosialisasi Teknologi Decision Support System Berbasis Web kepada Siswa SMK SMTI Pontianak sebagai Instrumen Navigasi Karier dan Jurusan Kuliah” pada Rabu, 17 Juni 2026, di SMK SMTI Pontianak.

PONTIANAK POST – Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) melalui Jurusan Teknologi Pertanian melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sosialisasi Teknologi Decision Support System Berbasis Web kepada Siswa SMK SMTI Pontianak sebagai Instrumen Navigasi Karier dan Jurusan Kuliah” pada Rabu, 17 Juni 2026, di SMK SMTI Pontianak. Kegiatan ini bertujuan membantu siswa mengenali potensi diri serta menentukan pilihan karier dan jurusan kuliah secara lebih objektif, terstruktur, dan berbasis data. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan sekolah beserta dengan seluruh siswa kelas XI di SMK SMTI Pontianak.

Kegiatan tersebut melibatkan tim dosen PKM yang terdiri atas D.U.M. Susilo, S.T.P., M.P.; Libertus, S.T., M.Sc., Ph.D.; Dr. S. Amperawati; Lidia Chronika Simanjuntak, S.Si., M.Si.; Dr. Agato, S.T., M.Eng.; Borneo Satria Pratama, M.Si., selaku ketua pelaksana sekaligus pengembang aplikasi; Chintia Agrefina Brilian, S.T.P., M.T.P.; Maria Magdalena Sinaga, S.S.T., M.Sc.; serta Sasmidi sebagai teknisi. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi D-IV Pengelolaan Hasil Perkebunan (PHPT) POLNEP, yaitu Aulia Hana Pertiwi dan Khairunnisa Arika Lestianti.

Acara diawali dengan sambutan dari pihak sekolah dan Tim PKM POLNEP, dilanjutkan dengan pemaparan materi “Navigasi Karier”, video profil POLNEP, “Navigasi Jurusan Kuliah”, serta sesi berbagi pengalaman perkuliahan. Puncak kegiatan berupa pengenalan dan praktik aplikasi COMPASS, yaitu Decision Support System (DSS) berbasis web yang membantu siswa mengeksplorasi pilihan karier dan jurusan kuliah berdasarkan kriteria yang terukur dan sistematis. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pengisian kuesioner, pembagian doorprize, pemberian plakat, dan foto bersama.

Menurut Setyo Widayanti, M.Si., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK SMTI Pontianak, pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena SMK SMTI Pontianak senantiasa terbuka terhadap kolaborasi akademis dan inovasi teknologi yang memberikan dampak positif bagi peserta didik. Hal tersebut dinilai semakin relevan di tengah tantangan dunia kerja dan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.

“Meski BK dan Hubungan Industri telah memberikan informasi karier secara komprehensif, tantangan justru sering muncul dari sisi internal siswa: keraguan dalam menentukan prioritas antara bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi; ekspektasi orang tua yang tidak selalu sejalan dengan minat siswa; serta banyaknya informasi yang berpotensi menimbulkan kebingungan (information overload),” ujar Setyo Widayanti.

DSS berbasis web dinilai dapat mendukung proses pengambilan keputusan dalam pemilihan karier dan jurusan kuliah secara objektif dan terstruktur melalui pembobotan kriteria yang terukur. Sistem yang interaktif dan mudah diakses juga memungkinkan siswa menggunakannya secara mandiri untuk mengeksplorasi berbagai alternatif karier dan jurusan kuliah. Penyajian hasil rekomendasi dalam bentuk visualisasi turut membantu siswa memahami dan membandingkan alternatif yang tersedia, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dalam menentukan pilihan sesuai dengan potensi, minat, dan preferensi masing-masing. Dengan demikian, COMPASS tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru BK, melainkan menjadi alat bantu digital yang dapat melengkapi proses bimbingan dan konseling melalui informasi yang lebih terstruktur dan berbasis data (data-driven counseling). 

Sebagai masukan untuk keberlanjutan program, pihak sekolah berharap sistem COMPASS dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga dapat menjadi instrumen pendukung bagi siswa dalam merencanakan pendidikan lanjutan dan menentukan arah karier secara lebih terarah. Kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi POLNEP dalam mendukung pendidikan menengah vokasi sekaligus memperkenalkan inovasi teknologi bagi generasi muda dalam merancang masa depan. (mrd/ser)

Editor : Hanif
COMPASS polnep SMK SMTI Pontianak karier jurusan kuliah