Kalbar Perkuat Kerja Sama Dagang dengan Jatim Lewat Investasi dan Hilirisasi Produk

Novantar Ramses Negara • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:41 WIB
Gubernur Kalbar, Ria Norsan
Gubernur Kalbar, Ria Norsan

PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong kerja sama perdagangan dengan Jawa Timur tidak berhenti pada transaksi komoditas, tetapi berkembang menjadi transfer teknologi dan investasi untuk meningkatkan nilai tambah produk Kalimantan Barat.

Norsan mengatakan kerja sama perdagangan antara Kalimantan Barat dan Jawa Timur yang telah terjalin sekitar tujuh tahun menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Menurutnya, kerja sama tersebut perlu diperluas dengan mendorong pertukaran pengetahuan, teknologi, dan pengalaman pengolahan produk.

“Kerja sama ini mari kita lebih tingkatkan lagi. Tidak hanya kita belajar produknya, tetapi bagaimana kita bisa belajar ke Jawa Timur, mempelajari teknologinya dan tata caranya,” ujar Norsan di Pontianak, kemarin.

Baca Juga: Ria Norsan Sambut Khofifah di Kalbar untuk Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi Antardaerah

Norsan mengatakan, selama ini arus perdagangan kedua daerah masih cenderung menunjukkan Kalimantan Barat lebih banyak menerima produk dari Jawa Timur dibandingkan mengirim produk ke provinsi tersebut.

Karena itu, Norsan mendorong peningkatan kapasitas produksi dan pengolahan komoditas Kalbar agar produk yang dipasarkan tidak hanya berupa bahan mentah, tetapi telah memiliki nilai tambah.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki pengalaman dan teknologi pengolahan yang dapat dipelajari Kalimantan Barat. Transfer teknologi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu cara memperkuat industri pengolahan sekaligus meningkatkan daya saing komoditas lokal.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah garam. Norsan mengatakan Kalimantan Barat telah mengembangkan produksi garam, salah satunya di Kabupaten Sambas. Namun, produksi tersebut masih lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan perikanan dan belum sepenuhnya memenuhi standar garam konsumsi.

Baca Juga: Ria Norsan Sambut Khofifah di Kalbar untuk Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi Antardaerah

“Kami coba kemarin di Temajuk, Kabupaten Sambas. Produknya sudah lumayan banyak, dan nanti mungkin ditingkatkan supaya bisa menjadi garam makan,” katanya.

Selain garam, Norsan menyebut sejumlah komoditas Kalbar yang berpotensi dikembangkan untuk pasar Jawa Timur, antara lain cangkang sawit, minyak sawit mentah atau CPO, kelapa, serta berbagai hasil perkebunan lainnya.

Ia berharap kerja sama kedua provinsi dapat berkembang dari sekadar hubungan dagang menjadi kolaborasi investasi, pengolahan komoditas, transfer teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia.

Norsan menilai keterlibatan pemerintah daerah, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), asosiasi, dan pelaku usaha menjadi faktor penting untuk memastikan kerja sama tersebut berjalan secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan kedatangan ini berkah kita bersama. Tidak hanya sampai di sini, tetapi mari lebih kita tingkatkan hubungan investasi dan dagang ini,” ujarnya. (mse)

 

Editor : Hanif
ria norsan investasi Kerja sama kalbar hilirisasi komoditas