PONTIANAK POST — Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terapung di aliran Sungai Jawi, tepatnya di bantaran Jalan Puyuh, Kecamatan Pontianak Kota sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (11/8).
Penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh seorang anak berusia 10 tahun yang sedang memancing bersama dua orang temannya di sekitar bantaran Sungai Jawi.
Saat sedang memancing, anak tersebut melihat benda menyerupai batok kelapa mengapung di permukaan air. Setelah diperhatikan lebih teliti, ia melihat bagian tubuh berupa tangan dan menyadari bahwa benda tersebut merupakan tubuh manusia.
Temuan itu kemudian disampaikan kepada warga yang berada di sekitar lokasi. Warga bersama-sama kemudian membantu mengangkat jenazah dari dalam sungai ke atas bantaran untuk diamankan.
Kapolsek Pontianak Kota, AKP Denni Gumilar membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, korban diketahui berinisial BH (64), warga Jalan Tebu, Pontianak. Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.
"Sekitar pukul 14.30 WIB, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Anton Sujarwo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut," ucap Denni, Rabu (12/8).
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Berdasarkan keterangan awal saksi, korban ditemukan dalam kondisi terapung di aliran sungai. Namun, belum dapat dipastikan apakah korban meninggal akibat tenggelam, kecelakaan, kondisi kesehatan, atau faktor lainnya.
Baca Juga: Warga Pontianak Timur Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepian Sungai Kapuas, Polisi Selidiki Kasus
Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan korban terbawa arus dari lokasi lain. Karena itu, penelusuran terhadap aktivitas dan keberadaan korban sebelum ditemukan terus dilakukan, termasuk dengan menggali informasi dari keluarga serta masyarakat sekitar.
Pemeriksaan medis dan visum terhadap jenazah diperlukan untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus memastikan ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan kepolisian. (sti)
Editor : Miftahul Khair