Bikin Bangga! Caesar Pelajar SMPN 10 Pontianak Menuju Kejuaraan Internasional Roket Air di Malaysia

Salman Busrah • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:39 WIB
Achmad Caesar Erwiandi bersama guru pembimbing Dyah Wulandari Dwi Puji Astuti, dan  Endi Nur Sapikka.
Achmad Caesar Erwiandi bersama guru pembimbing Dyah Wulandari Dwi Puji Astuti, dan  Endi Nur Sapikka.

PONTIANAK--Achmad Caesar Erwiandi pelajar jSMPN 10 Pontianak bikin bangga. Pelajar kelas 9 tersebut berhasil naik podium panggung kejuaraan nasional roket air pelajar 2026 sebagai juara pertama.

Dalam lomba yang berlangsung 7-8 Agustus 2026 di lapangan VEDC (PPPTK)  Malang Jawa Timur, pelajar yang akrab jdisapa Caesar tersebut berhasil mengalahkan  90 peserta dari delapan provinsi di Indonesia.

Delapan provinsi yang ikut serta yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. 

Tim Kalbar ada 25  peserta dari berbagai sekolah, khusus SMPN 10 Pontianak selain Achmad Caesar Erwiandi juga pelajar lainnya Mahathir Muhammad dan Rhino Raka Islami (sekarang sudah pelajar SMAN 4 Pontianak-red). Para siswa yang mewakili SMPN 10 Pontianak ini didampingi oleh guru pendamping Dyah Wulandari Puji Astuti ST dan Endi Nur Sapikka S.Pd.

"Persaingan berlangsung sangat ketat karena seluruh peserta memiliki kemampuan, kreativitas, dan strategi yang berbeda dalam merancang serta meluncurkan roket air," ungkap guru pembimbing Dyah Wulandari Dwi Puji Astuti,   Kamis (13/8/2026).

 Achmad Caesar Erwiandi  pelajar SMPN 10 Pontianak juara pertama lomba roket air tingkat nasional 2026 siap menuju kejuaraan internasional.
 Achmad Caesar Erwiandi  pelajar SMPN 10 Pontianak juara pertama lomba roket air tingkat nasional 2026 siap menuju kejuaraan internasional.

Setelah kemenangan ini Caesar akan ikut mewakili Indonesia ke tingkat internasional yang rencananya akan berlangsung di negeri jiran Malaysia, katanya.

Guru pembimbing Dyah Wulan mengatakan sekolahnya mewakili Kalbar ke tingkat nasional setelah sebelumnya menang di tingkat provinsi.

Ditambahkannya, menghadapi kompetisi tingkat nasional di Malang kedua peserta dari SMP Negeri 10 Kota Pontianak telah melakukan latihan dan persiapan intensif  dengan bimbingan dan pendampingan dari guru pendamping. Latihan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan, ketepatan, teknik peluncuran, serta kemampuan peserta dalam mengoptimalkan performa roket air, jelas Dyah.

Pada pelaksanaan lomba, Ahcmad Caesar Erwiandi berhasil menghasilkan jarak luncur sejauh 0,57 meter dari titik awalan. Hasil tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi peserta dan sekolah dalam mengikuti kompetisi di tingkat nasional.

Keikutsertaan dalam Kompetisi Roket Air Nasional 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan peserta dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga memberikan pengalaman dalam membangun percaya diri, ketekunan, kreativitas, sportivitas, kerja sama, dan semangat berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, kata Dyah yang sehari-harinya mengampu mata pelajaran IPA.

Tim roket air SMPN 10 Pontianak mewakili Kalbar dalam kejurnas roket air pelajar 2026 di Malang Jawa Timur.
Tim roket air SMPN 10 Pontianak mewakili Kalbar dalam kejurnas roket air pelajar 2026 di Malang Jawa Timur.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya SMP Negeri 10 Kota Pontianak untuk mempersiapkan peserta didik menuju kompetisi tingkat internasional di Malaysia.

"Pengalaman yang diperoleh pada tingkat nasional diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan peserta dalam menghadapi persaingan yang lebih luas di tingkat internasional," tuturnya.

Target ke depan katanya meningkatkan kualitas latihan, teknik pembuatan dan peluncuran roket, serta strategi kompetisi agar dapat memperoleh hasil yang lebih baik. 
Dengan latihan yang lebih terarah dan berkelanjutan, diharapkan peserta SMP Negeri 10 Kota Pontianak mampu mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, dan melangkah dari tingkat nasional menuju Kompetisi Roket Air Internasional di Malaysia Tahun 2026 dengan membawa nama baik sekolah, Kota Pontianak, dan Kalimantan Barat.(r/*)

Editor : Salman Busrah
juara roket air SMPN 10 Pontianak