PONTIANAK POST – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau sejumlah produk kerajinan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kalimantan Barat (Kalbar) saat mengunjungi Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalbar di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Selasa (11/8/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung setelah Khofifah menghadiri Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Kalbar. Ia disambut Ketua Dekranasda Kalbar Erlina Norsan, Wakil Ketua Dekranasda Kalbar Donata Dirasig Krisantus, serta jajaran pengurus Dekranasda Kalbar.
Dalam kunjungan itu, Khofifah melihat langsung beragam produk kerajinan khas Kalbar, mulai dari anyaman rotan, kain tenun ikat, tenun sidan, kain cual, songket, tas, hingga kerajinan manik-manik Dayak.
Baca Juga: Festival Robo-Robo Mempawah 2026: Menjaga Tradisi dan Memperkuat Kebersamaan
Produk-produk tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dan dipasarkan lebih luas, seiring meningkatnya peluang perdagangan dan kerja sama ekonomi antara Kalbar dan Jawa Timur.
Ketua Dekranasda Kalbar Erlina Norsan mengatakan kunjungan tersebut membuka peluang kerja sama dalam pengembangan kapasitas perajin dan perluasan pasar produk kerajinan Kalbar.
“Saya berharap ada kerja sama antara Dekranasda Jatim dan Dekranasda Kalbar dalam hal pelatihan, pemasaran, dan kurasi produk untuk masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk ekspor. Mari kita dorong UMKM naik kelas. Produk lokal harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya.
Menurut Erlina, penguatan kualitas produk menjadi salah satu fokus Dekranasda Kalbar. Selain meningkatkan keterampilan perajin, pembinaan juga diarahkan pada kualitas, standardisasi, dan pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pemasaran.
Baca Juga: Pekan Budaya Robo-Robo 2026 Sungai Kakap Hadirkan Weni DA dan Julia Indry
“Kami berterima kasih atas kunjungan Ibu Gubernur Khofifah. Ini menjadi motivasi bagi para perajin kami untuk terus meningkatkan kualitas dan mengembangkan produk unggulan Kalimantan Barat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Kalbar Donata Dirasig Krisantus mengatakan penguatan kapasitas perajin, khususnya perempuan, perlu terus dilakukan agar produk kerajinan daerah mampu mengikuti perkembangan pasar.
“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi penyemangat bagi kami dalam membina para perajin perempuan agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan menghasilkan produk kerajinan yang semakin kreatif serta memiliki daya saing,” ujarnya.
Baca Juga: Ria Norsan Sambut Khofifah di Kalbar untuk Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi Antardaerah
Kunjungan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret antara Dekranasda Kalbar dan Dekranasda Jawa Timur, termasuk pertukaran pengetahuan, pelatihan, kurasi produk, dan perluasan jejaring pemasaran.
Kolaborasi antardaerah tersebut diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk kerajinan dan UMKM Kalbar, sekaligus mendorong produk lokal menembus pasar nasional dan internasional.(mse)
Editor : Hanif