POLNEP PSDKU Sanggau dan PKK Olah Terong Asam Jadi Manisan Bernilai Ekonomi

Hanif PP • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:33 WIB
Tim PKM POLNEP PSDKU Kabupaten Sanggau bersama PKK Kabupaten Sanggau berfoto bersama usai kegiatan inovasi pengolahan terong asam (Solanum ferox) menjadi manisan, Rabu (12/8/2026).
Tim PKM POLNEP PSDKU Kabupaten Sanggau bersama PKK Kabupaten Sanggau berfoto bersama usai kegiatan inovasi pengolahan terong asam (Solanum ferox) menjadi manisan, Rabu (12/8/2026).

PONTIANAK POST — Terong asam (Solanum ferox) yang selama ini dikenal sebagai bahan pangan khas masyarakat Kalimantan mulai dikembangkan menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Inovasi tersebut dilakukan Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) PSDKU Kabupaten Sanggau bersama PKK Kabupaten Sanggau melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Rabu (12/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Inovasi Manisan Terong Asam (Solanum ferox) Berbasis Kearifan Lokal Bersama PKK Kabupaten Sanggau Menuju Produk Unggulan Daerah” tersebut diisi dengan pelatihan dan praktik langsung pengolahan terong asam menjadi manisan.

Selain proses produksi, peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai pengolahan bahan baku, kebersihan dan sanitasi pangan, pengemasan, serta peluang pengembangan produk menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi. Peserta turut dibekali analisis finansial untuk mengetahui potensi usaha dari produk yang dikembangkan.

Baca Juga: Prodi Agroindustri Politap Berdayakan Warga Sukabaru: Kulit Udang Disulap Jadi Penyedap Rasa

Ketua Tim PKM POLNEP PSDKU Kabupaten Sanggau, Vika Yudistina, S.P., M.P., mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal agar tidak hanya dikonsumsi secara tradisional, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Kami ingin mendorong agar potensi pangan lokal tidak hanya dikonsumsi secara tradisional, tetapi dapat dikembangkan melalui inovasi pengolahan sehingga memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi bagi masyarakat,” kata Vika.

Menurutnya, inovasi manisan terong asam juga diharapkan dapat menjadi salah satu identitas produk pangan Sanggau yang berbasis kearifan lokal. Terong asam memiliki cita rasa khas dan telah lama dimanfaatkan dalam berbagai kuliner masyarakat Kalimantan. Namun, pemanfaatannya masih dapat diperluas melalui pengembangan produk olahan.

“Pengolahan menjadi manisan menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperpanjang daya simpan bahan pangan. Produk tersebut juga dapat dikembangkan melalui peningkatan kualitas, kemasan, merek, pemasaran, hingga pengurusan perizinan,” ungkapnya.

Baca Juga: COMPASS: Inovasi Jurusan Teknologi Pertanian POLNEP Bantu Siswa SMK SMTI Pontianak Menavigasi Karier

Dalam kegiatan tersebut, peserta PKK Kabupaten Sanggau mengikuti praktik langsung pembuatan manisan. Mereka diperkenalkan pada tahapan pengolahan hingga menghasilkan produk yang siap dikemas.

Keterlibatan PKK dinilai strategis karena organisasi tersebut memiliki kedekatan dengan keluarga dan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan pelatihan diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan menjadi kegiatan usaha berbasis rumah tangga.

POLNEP PSDKU Kabupaten Sanggau berharap inovasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Manisan terong asam dinilai masih memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk unggulan dan oleh-oleh khas Kabupaten Sanggau.

Baca Juga: Serasah Mangrove Disulap Jadi Kompos, THP Politap Perkuat Ekonomi dan Kelestarian Pesisir Ketapang

Pengembangan secara berkelanjutan diperlukan, terutama dari aspek kualitas produk, kemasan, branding, pemasaran, serta legalitas usaha. Kolaborasi perguruan tinggi dengan PKK dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan potensi pangan lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Melalui inovasi tersebut, terong asam tidak hanya dipandang sebagai bahan pangan khas daerah, tetapi juga memiliki peluang menjadi komoditas yang memberikan nilai tambah dan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat Kabupaten Sanggau. (ser/pms).

Editor : Rafael B. Junior
Produk Unggulan Daerah terong asam manisan Polnep PSDKU Sanggau PKK