PONTIANAK POST — Kontingen Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) berhasil memenuhi target menembus lima besar nasional pada Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia 2026.
Bertanding di Politeknik Negeri Medan pada 24 Juli hingga 1 Agustus 2026, Polnep menempati peringkat kelima dari 48 kontingen peserta. Kontingen asal Kalimantan Barat itu membawa pulang 27 medali, terdiri atas 11 emas, 9 perak, dan 7 perunggu.
Capaian tersebut menempatkan Polnep di atas sejumlah politeknik lain, termasuk tuan rumah Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Jakarta, hingga Politeknik Negeri Samarinda.
Baca Juga: POLNEP PSDKU Sanggau dan PKK Olah Terong Asam Jadi Manisan Bernilai Ekonomi
Direktur Polnep, Widodo, mengapresiasi perjuangan mahasiswa, pelatih, official, dan seluruh pihak yang mendukung kontingen selama kompetisi.
“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh atlet Polnep, pelatih, official, serta seluruh pihak yang telah mendukung kontingen dalam PORSENI XV di Medan,” ujar Widodo, Minggu (9/8).
Menurut dia, pencapaian tersebut merupakan hasil dari persiapan, kerja keras, disiplin, dan semangat para mahasiswa selama menghadapi kompetisi tingkat nasional.
“Prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, semangat bertanding, dan persiapan yang dilakukan selama ini. Kita capai target masuk lima besar nasional,” katanya.
Baca Juga: COMPASS: Inovasi Jurusan Teknologi Pertanian POLNEP Bantu Siswa SMK SMTI Pontianak Menavigasi Karier
Sumbang 11 Medali Emas
Sebanyak 11 medali emas Polnep diraih mahasiswa dari berbagai nomor pertandingan olahraga dan seni.
Di sektor putra, Khamim Azhar Al Hamid menyumbangkan emas pada nomor beregu putra cabor tenis meja. Emas lainnya diraih Rizky Achmad Julianda pada nomor beregu 3–8 orang cabor tenis meja.
Dari sektor putri, Dewi Sri Ardiyanti dan Zahra meraih emas pada bola voli pasir 2x2 putri. Friska Yolanda pada kejuaraan taekwondo menjadi juara pada nomor under 73 kilogram putri.
Tri Utami bahkan menyumbangkan dua emas melalui cabor catur kilat perorangan putri dan catur cepat perorangan putri.
Emas lainnya diraih Maya Wulandari pada cabor silat kelas F (>70–75 kilogram) putri, Selviana pada kelas A (45–50 kilogram) putri, Salman pada cabor seni puisi nomor perorangan putra, serta Marisa Mariat y Lahagina pada cabor karate nomor kumite -55 kilogram putri.
Tambahan 9 Perak dan 7 Perunggu
Selain emas, kontingen Polnep mengoleksi sembilan medali perak. Medali tersebut antara lain diraih Achmad Riko J pada futsal 5x5 putra, Inggil Putri Wulansari pada cabor pencak silat kelas C (>55–60 kilogram) putri, Khayril Mustaqim pada kelas E (>65–70 kilogram) putra, serta Christian Rafael Albert William pada voli pasir 2x2 putra.
Baca Juga: Tim PPM Teknik Mesin Polnep Hadirkan Mesin Pelet Mini, Pangkas Biaya Budidaya Ikan Pontianak
Perak lainnya disumbangkan Nafy Rahman pada mini soccer, Weli Saputra pada nomor solo song melayu putra, Muhammad Ikhsan Syahputra pada cabor taekwondo under 63 kilogram putra, Cristandi Virgie Kusnadi pada cabor bulu tangkis nomor beregu putra, dan Salum Utami pada nomor beregu putri.
Sementara itu, tujuh medali perunggu diraih Azzahra pada cabor karate kumite 50 kilogram putri, Ridho Wira Yudha pada cabor taekwondo under 80 kilogram putra, Ridho Try Wijaya cabor panjat tebing pada lead mix tim, Cristandi Virgie Kusnadi pada tunggal putra, Salum Utami pada cabor tenis meja ganda putri, Khamim Azhar Al Hamid pada tenis meja ganda putra, serta Linda Safitri Prasetyo pada cabor silat kelas D (>60–65 kilogram) putri.
Widodo menegaskan, keikutsertaan Polnep dalam PORSENI tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Kompetisi tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun karakter, sportivitas, kerja sama, dan kepercayaan diri.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tuturnya.
Baca Juga: Polnep dan Balai Pengelolaan Kelautan Perkuat Kapasitas Nelayan Trawl di Sungai Kakap
Ia memastikan Polnep akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi mahasiswa agar mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
"PORSENI XV 2026 sendiri menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni mahasiswa politeknik dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan finis di posisi kelima dan mengoleksi 27 medali, Polnep menunjukkan bahwa mahasiswa Kalimantan Barat mampu bersaing dan menorehkan prestasi di panggung nasional," pungkasnya. (den)
Editor : Miftahul Khair