Jibril Cisse dan Farras Dila Dinobatkan Jadi Bujang Dare Pontianak 2026

Uray Ronald • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:29 WIB
Jibril Cisse Alindra dan Farras Dila dinobatkan menjadi Bujang Dare Pontianak 2026 di malam final yang berlangsung di Hotel Ibis, Jumat (14/8/2026) malam. (Pemkot Pontianak)
Jibril Cisse Alindra dan Farras Dila dinobatkan menjadi Bujang Dare Pontianak 2026 di malam final yang berlangsung di Hotel Ibis, Jumat (14/8/2026) malam. (Pemkot Pontianak)

 

PONTIANAK POST — Jibril Cisse Alindra dan Farras Dila dinobatkan sebagai Bujang Dare Pontianak 2026 setelah menjadi yang terbaik pada malam final di Hotel Ibis Pontianak, Jumat (14/8/2026) malam.

Keduanya berhasil mengungguli peserta lain dalam ajang pemilihan Bujang Dare Pontianak 2026. Posisi runner up 1 diraih Bujang Hexaputra Arifianto dan Dare Lathiifah Adila.

Sementara itu, runner up 2 ditempati Bujang Rayhan Pratama dan Dare Agiesta Putri Shahira.

Bujang Dare Pontianak Diminta Promosikan Budaya dan Pariwisata

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap para pemenang dan seluruh finalis dapat menjadi duta yang aktif mempromosikan budaya, pariwisata, serta identitas Kota Pontianak.

Menurut Edi, Bujang Dare bukan sekadar ajang pemilihan putra-putri terbaik daerah. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembinaan generasi muda agar memiliki wawasan, kepercayaan diri, kepedulian, dan kecintaan terhadap kota.

“Bujang Dare harus menjadi representasi anak muda Pontianak yang cerdas, berkarakter, dan bangga terhadap budaya kotanya,” ujarnya.

Baca Juga: Festival Bujang dan Dara Gawai Meriahkan Pekan Gawai Dayak Sintang

Edi mengatakan Pontianak memiliki kekayaan budaya yang besar dan perlu terus dikenalkan kepada masyarakat luas.

Ia berharap para pemenang Bujang Dare Pontianak 2026 memanfaatkan berbagai ruang, termasuk media sosial, untuk memperkenalkan potensi kota secara kreatif.

“Promosikan Pontianak dengan cara yang kreatif. Tampilkan budaya, kuliner, destinasi, dan cerita-cerita baik tentang kota ini agar semakin dikenal,” katanya.

Peran Finalis Tidak Berhenti Setelah Penobatan

Edi menegaskan, tugas mempromosikan Pontianak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemenang utama.

Seluruh finalis juga memiliki peran sebagai generasi muda yang dapat membawa citra positif Kota Pontianak.

“Semua finalis adalah bagian dari wajah muda Pontianak. Setelah malam penobatan ini, peran mereka tidak berhenti, justru baru dimulai,” jelasnya.

Pemkot Pontianak, kata Edi, akan terus memberikan ruang bagi anak muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia menilai generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan komunikasi untuk memperkenalkan potensi Pontianak kepada publik yang lebih luas.

Selain menjadi duta budaya, Bujang Dare diharapkan terlibat dalam berbagai kegiatan pemerintah dan masyarakat.

Peran tersebut mencakup kampanye pelestarian budaya, promosi pariwisata, kepedulian lingkungan, hingga gerakan mencintai produk lokal.

Baca Juga: Wagub Kalbar Minta Finalis Bujang Dara Gawai Kuasai Bahasa Internasional

Edi Beri Pesan kepada Bujang Dare Pontianak 2026

Edi juga berpesan kepada para pemenang dan finalis agar dapat menjadi teladan bagi generasi muda Pontianak.

“Jadilah teladan bagi generasi muda. Bawa nama Pontianak dengan sikap yang baik, tutur kata yang santun, dan semangat untuk terus belajar,” pesan Edi.

Ia turut menyampaikan selamat kepada Jibril Cisse Alindra dan Farras Dila sebagai Bujang Dare Pontianak 2026.

Edi juga memberikan apresiasi kepada seluruh finalis, panitia, dewan juri, serta pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Selamat kepada para pemenang. Terima kasih kepada seluruh finalis, panitia, dewan juri, dan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Mari bersama-sama mempromosikan budaya Pontianak dan menjadikan kota ini semakin membanggakan,” pungkasnya.*

 

Editor : Uray Ronald
Sumber : Pemkot Pontianak
Bujang Dare Pontianak 2026 Jibril Cisse Alindra Farras Dila pemenang Bujang Dare Pontianak final Bujang Dare Pontianak