Mirza Rafi dari Sintang Jadi Pembentang Bendera di Istana Merdeka

Uray Ronald • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:35 WIB
Dandim Sintang Letkol Arm Anggit Wijaksono memberikan apresiasi langsung kepada Mirza Rafi Navazani, pelajar SMAN 1 Sintang yang berhasil lolos sebagai Paskibraka Nasional 2026.
Mirza Rafi Navazani, pelajar SMAN 1 Sintang pembentang bendera di Istana Merdeka 2026.

 

PONTIANAK POST — Mirza Rafi Navazani, pelajar SMAN 1 Sintang, mendapat tugas sebagai pembentang bendera pada Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Senin (17/8).

Mirza merupakan Paskibraka perwakilan Kalimantan Barat dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.

Ia menjadi bagian dari tim Paskibraka “Indonesia Adil Makmur” yang bertugas dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.

Penugasan tersebut menjadi catatan membanggakan bagi Kabupaten Sintang. Mirza menjadi salah satu putra daerah yang berhasil menembus Paskibraka Nasional dan membawa nama Kalimantan Barat ke tingkat nasional.

Baca Juga: Pelajar SMAN 1 Sintang Lolos Paskibraka Nasional 2026, Wakili Kalbar di Istana Negara

Mirza Rafi Dipercaya sebagai Pembentang Bendera

Dalam formasi utama, Neeltje Deliana Insjowi Werimon dari Provinsi Papua dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih.

Neeltje merupakan pelajar SMA Negeri 8 Jayapura.

Sementara itu, posisi cadangan pembawa baki dipercayakan kepada Ismi Ulfaida, Paskibraka putri asal Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan siswi Sekolah Rakyat.

Tugas sebagai Komandan Kelompok 8 dipercayakan kepada Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur.

Ia merupakan siswa SMA Katolik Giovanni Kupang. Adapun tugas sebagai pengerek bendera diamanahkan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari Nusa Tenggara Barat.

Maharazthu merupakan pelajar SMAN 1 Taliwang.

Sementara itu, Mirza Rafi Navazani dari Kalimantan Barat dipercaya menjalankan tugas sebagai pembentang bendera.

Perjalanan Mirza Menuju Paskibraka Nasional

Keberhasilan Mirza menembus Paskibraka Nasional 2026 tidak diraih dengan mudah. Ia harus melewati serangkaian seleksi yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan kemampuan akademik.

Dalam proses seleksi tingkat daerah, Mirza sempat tidak masuk dalam peringkat awal peserta yang diproyeksikan melaju ke tingkat pusat.

"Awalnya saya tidak masuk perankingan. Ada beberapa hal yang membuat saya belum bisa lolos ke pusat," ujar Mirza kepada Pontianak Post, Minggu (28/6) lalu.

Baca Juga: Celina Olivia Paskibraka Kalbar Bawa Baki Bendera Merah Putih di Istana

Kesempatan bagi Mirza terbuka setelah salah seorang peserta dari Kabupaten Ketapang dinyatakan tidak memenuhi syarat berdasarkan pemeriksaan kesehatan.

Mirza kemudian dipanggil untuk menggantikan posisi tersebut. Ia segera menjalani Medical Check Up (MCU) di Pontianak.

"Besoknya saya langsung diminta MCU di Pontianak. Saat itu saya mulai gemetar karena kesempatan ini datang begitu tiba-tiba," katanya.

Hasil pemeriksaan kesehatan yang memenuhi syarat membuat Mirza dapat mengikuti tahapan seleksi lanjutan di Jakarta.

Persiapan Sejak Desember 2025

Di Jakarta, Mirza kembali menghadapi sejumlah tahapan seleksi. Proses tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan lanjutan hingga tes akademik.

Persiapan untuk menghadapi seleksi nasional telah dilakukan Mirza sejak Desember 2025.

Selain menjaga kondisi fisik melalui latihan rutin, ia mempersiapkan materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU).

"Untuk TWK dan TIU saya sudah belajar dari bulan Desember. Kadang belajar bersama teman, kadang belajar sendiri," tuturnya.

Disiplin Jadi Kunci 

Menurut Mirza, disiplin menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi seleksi Paskibraka.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan pelajar SMAN 1 Sintang hingga akhirnya mendapat kesempatan bertugas dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka.

Mirza juga mengajak pelajar yang memiliki cita-cita mengikuti seleksi Paskibraka agar mempersiapkan diri sejak dini.

Baca Juga: Pelajar SMAN 1 Sintang Terpilih sebagai Calon Paskibraka Nasional 2026 Wakili Kalbar

Mirza Bawa Nama Sintang dan Kalbar ke Istana

Penugasan Mirza Rafi Navazani sebagai pembentang bendera menempatkan Sintang dan Kalimantan Barat dalam salah satu formasi Paskibraka yang bertugas di Istana Merdeka.

Perjalanannya menunjukkan bahwa kesempatan menuju tingkat nasional dapat terbuka melalui proses seleksi yang panjang dan persiapan yang dilakukan sejak dini.

Bagi Kabupaten Sintang, Mirza menjadi perwakilan daerah yang mendapat kesempatan menjalankan tugas dalam salah satu rangkaian upacara kenegaraan pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : SETPRES
Paskibraka Nasional 2026 SMAN 1 Sintang Mirza Rafi Navazani Paskibraka Kalbar 2026 pembentang bendera Istana Merdeka