PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengerahkan tiga pesawat untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya mempercepat turunnya hujan dan membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan dua pesawat ditempatkan di Kabupaten Ketapang, sementara satu pesawat disiagakan di Pontianak untuk mendukung pelaksanaan OMC di wilayah Kalbar.
"Pemprov dalam hal ini mendapatkan OMC, pesawat untuk semai hujan pakai garam. Ada tiga pesawat, dua kita serahkan ke Ketapang, satu untuk siaga di Pontianak," kata Ria Norsan di Pontianak, Selasa (18/8).
Baca Juga: BNPB Tambah Dua Helikopter Water Bombing ke Kalbar, Perkuat Operasi Udara Cegah Karhutla
Dua Pesawat Dikerahkan ke Ketapang
Ria Norsan menjelaskan dua pesawat ditempatkan di Ketapang untuk mendukung penanganan karhutla. Satu pesawat lainnya disiagakan di Pontianak untuk mendukung pelaksanaan OMC di wilayah Kalimantan Barat.
Pesawat tersebut digunakan untuk melakukan penyemaian awan menggunakan bahan semai berupa garam guna meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan.
Baca Juga: Karhutla Kalbar Meningkat, OMC Diperkuat Cegah Asap Lintas Batas ke Sarawak
Kondisi Karhutla Ketapang Berangsur Membaik
Menurut Norsan, kondisi karhutla di Kabupaten Ketapang saat ini mulai berangsur membaik.
Berdasarkan data pemantauan cuaca, kondisi kebakaran di sejumlah wilayah Kalbar juga dinilai tidak separah sebelumnya.
"Untuk di Ketapang sudah berangsur pulih. Kita sudah mulai tidak terlalu parah melihat dari data BMKG. Alhamdulillah tidak terlalu parah," ujarnya.
Meski kondisi mulai membaik, Norsan meminta seluruh pihak tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi karhutla.
Pemprov Tunggu Hujan Alami
Norsan mengatakan upaya penanganan karhutla akan terus dilakukan hingga hujan alami turun secara merata di wilayah Kalimantan Barat.
"Mudah-mudahan hujan alam segera turun. Di samping kita berusaha, kita juga minta masyarakat Jumat ini salat istisqa untuk meminta hujan," katanya.
Pemerintah daerah terus mengoptimalkan berbagai langkah penanganan karhutla, termasuk melalui OMC. Masyarakat juga diajak berperan mencegah munculnya titik api baru.
Baca Juga: Karhutla Kalbar Jadi Prioritas, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing
Penegakan Hukum Tetap Berjalan
Dari sisi penegakan hukum, Norsan menegaskan ketentuan terkait karhutla tetap berlaku.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI dan Polri yang turut membantu proses pemadaman di sejumlah lokasi terdampak.
"Kalau mau tegas memang aturan main masih sama. Saya lihat dari kepolisian, TNI, berupaya membantu pemadaman. Aturannya masih sama," ujarnya.
Pemprov Kalbar akan terus menjalankan upaya penanganan karhutla melalui OMC dan langkah lainnya, sembari menunggu hujan alami turun secara merata di wilayah Kalimantan Barat.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara