Polda Kalbar Gelar Simulasi Karhutla, Kapolda Alberd Teddy: Jangan Sampai Alat Bagus Hanya Dipajang

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:27 WIB
Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar meninjau kesiapan drone yang digunakan untuk mendukung pemantauan dan penanganan Karhutla di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar, Kamis (20/8/2026).
Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar meninjau kesiapan drone yang digunakan untuk mendukung pemantauan dan penanganan Karhutla di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar, Kamis (20/8/2026).

PONTIANAK POST – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memperkuat kesiapsiagaan Karhutla Polda Kalbar dengan menggelar pemeriksaan peralatan dan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kendaraan, peralatan pemadaman, perlengkapan pendukung, serta sarana dan prasarana lainnya siap digunakan ketika personel menghadapi Karhutla di lapangan.

Kapolda Cek Langsung Peralatan Karhutla

Kapolda Kalbar didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono serta sejumlah Pejabat Utama Polda Kalbar dan Kapolres/ta jajaran. Kehadiran jajaran tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Barat.

Satu per satu peralatan yang akan digunakan personel diperiksa. Pengecekan mencakup kendaraan, peralatan pemadaman, perlengkapan pendukung, hingga sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas.

Simulasi Pastikan Personel Siap di Lapangan

Selain gelar peralatan, Polda Kalbar menggelar simulasi penanganan Karhutla. Simulasi menggambarkan kesiapan personel menghadapi kondisi kebakaran hutan dan lahan sekaligus menguji penggunaan peralatan dalam situasi lapangan.

Latihan tersebut juga bertujuan memastikan setiap personel memahami tugas dan perannya. Kecepatan bertindak menjadi penting ketika kebakaran meluas dan asap mulai mengganggu aktivitas masyarakat.

Kapolda: Jangan Sampai Alat Bagus Hanya Dipajang

Kapolda Kalbar mengapresiasi kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki jajaran. Namun, menurutnya, kesiapan tersebut harus diikuti pemeliharaan peralatan dan latihan secara berkelanjutan.

"Saya yakin dan percaya seluruh personel memiliki kemampuan serta menguasai cara mengoperasikan peralatan yang ada. Yang terpenting, peralatan ini harus dirawat dan personel terus dilatih," ujar Alberd.

Ia menekankan kesiapsiagaan menjadi kunci agar seluruh sarana dapat digunakan tepat waktu dan tepat sasaran. Peralatan yang tersedia harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak Karhutla dan asap.

"Jangan sampai alat yang bagus ini hanya untuk dipajang," tegasnya.

Personel Diminta Tetap Semangat Hadapi Karhutla

Di tengah tantangan penanganan Karhutla, Kapolda juga meminta personel tetap menjaga semangat saat menjalankan tugas. Ia mengakui personel di lapangan dapat menghadapi kelelahan dan berbagai kondisi sulit.

"Rekan-rekan di lapangan harus tetap semangat. Saya tahu mungkin Anda lelah, atau bahkan mungkin tidak terlihat apa yang telah kita lakukan selama ini," katanya.

Menurutnya, setiap upaya yang dilakukan personel untuk membantu masyarakat memiliki nilai kemanusiaan. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh.

"Mudah-mudahan latihan hari ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan kita menghadapi hal-hal yang mungkin terjadi ke depan, sehingga kita bisa tampil lebih baik, memanfaatkan semua ini dengan baik, serta memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat," pungkasnya.

Kesiapan Karhutla Harus Berujung pada Perlindungan Warga

Gelar peralatan dan simulasi bukan hanya menjadi pemeriksaan kesiapan internal kepolisian. Bagi masyarakat, kesiapan tersebut diharapkan bermuara pada respons yang lebih cepat ketika kebakaran terjadi dan asap mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.

Dengan peralatan yang terawat dan personel yang terlatih, penanganan Karhutla diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, tepat sasaran, serta mengurangi dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan.

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
karhutla kalimantan barat penanganan kebakaran hutan dan lahan simulasi Karhutla peralatan pemadaman kapolda kalbar