PONTIANAK POST - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak Emiliana minta pengawasan permainan layangan oleh Pol PP dapat ditingkatkan kembali. Menurutnya permainan ini kembali marak ketika memasuki musim kemarau.
"Pengawasan permainan layangan mesti ditingkatkan di musim kemarau. Permainan ini kembali marak, dalam penindakannya Pol PP seperti kucing-kucingan," ujar Emiliana, Rabu (19/8).
Menurutnya, permainan layangan ini kambuhan. Ketika pengawasan mulai menurun maka permainan ini kembali dimainkan. Titiknya kebanyakan di daerah pinggiran Kota Pontianak.
Baca Juga: Pontianak Utara Deklarasi Bebas Layangan untuk Cegah Korban dan Gangguan Listrik
Dia melanjutkan temuan akibat bahaya permainan layangan ini tidak sedikit. Bahkan pernah sampai memakan korban jiwa. Belum lagi permainan layangan menggunakan kawat. Ketika layangan putus dan mengenai kabel listrik menyebabkan ledakan dan dampaknya menyebabkan pemadaman listrik.
Belum lagi tali gelasan yang digunakan pemain layangan. Ketika layangan ini putus dan menyisakan tali gelasan akan sangat berbahaya saat tali meleret di jalan. Ketika pengendara lengah tak jarang tali belasan itu mengenai bagian tubuh pengendara.
Dia meminta kerjasama dengan masyarakat. Terutama RT dan RW untuk melakukan pengawasan terhadap permainan layangan di lingkungan sekitar. Dengan adanya pengawasan bersama maka dapat membantu Pol PP dalam mengurangi permainan layangan khususnya di musim kemarau seperti ini.
Astri, warga Komplek Alea Indah Kelurahan Kota Baru, menjadi korban akibat permainan layangan. Kejadian itu terjadi kemarin saat dia melewati Gang Kurnia tak jauh dari Kantor Lurah Kota Baru.
Baca Juga: Razia Layangan di Pontianak Utara, Satpol PP Sita 60 Layangan dan Gelondongan Benang
Saat motornya berjalan dengan kecepatan sedang, dia terkejut ketika tiba-tiba ada benang layangan meleret di jalan. Dia pun spontan langsung menghindari tali layangan itu.
Namun karena tak bisa mengimbangi kendaraannya, dia pun terjatuh. Akibat dari kejadian itu kaki mengalami luka-luka. Belum lagi kendaraannya mengalami kerusakan lumayan berat.
Kejadian ini sangat membahayakan pengendara. Sebab tali layangan ini tipis. Jika pengendara membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi, bukan tidak mungkin luka-luka yang dialami lebih parah dari ini.(iza)
Editor : Hanif