Polnep Edukasi Literasi Keuangan kepada Civitas Akademika Politeknik Shah Alam Malaysia

Hanif • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:01 WIB
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) bersama peserta dalam kegiatan literasi keuangan di Politeknik Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah (PSA), Selangor, Malaysia, Jumat (7/8/2026).
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) bersama peserta dalam kegiatan literasi keuangan di Politeknik Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah (PSA), Selangor, Malaysia, Jumat (7/8/2026).

PONTIANAK POST – Tim dosen Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional di Politeknik Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah (PSA), Selangor, Malaysia. Kegiatan bertajuk “Financial Literacy in Student Personal Financial Management” tersebut berlangsung Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan pribadi, khususnya terkait produk tabungan, deposito, reksa dana, investasi di pasar modal, serta manajemen utang (debt management).

Ketua Tim PkM, Assoc. Prof. Dr. Widodo PS, mengatakan literasi keuangan penting diberikan kepada mahasiswa agar mereka memiliki pemahaman yang baik sebelum mengambil keputusan finansial maupun investasi.

Baca Juga: POLNEP Dorong UMKM Lokal Olah Ikan dan Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan

“Mahasiswa perlu memahami bagaimana mengelola keuangan sejak dini, termasuk mengenali berbagai instrumen investasi beserta keuntungan dan risikonya,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan, tim Polnep memberikan sejumlah contoh konkret mengenai potensi keuntungan dari berbagai instrumen keuangan. Materi yang disampaikan antara lain perhitungan bunga tabungan, bunga deposito, reksa dana pasar uang, reksa dana obligasi, hingga investasi saham.

Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah praktik menganalisis saham di pasar modal. Mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah indikator fundamental yang dapat digunakan dalam menilai kondisi perusahaan, seperti Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), serta dividend yield.

Melalui materi tersebut, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada konsep investasi, tetapi juga diajak memahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki tingkat keuntungan dan risiko yang berbeda.

Baca Juga: Edukasi Makanan Bergizi Perkuat Peran Kader Posyandu Cegah Stunting di Pontianak

Tim Polnep juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Sebelum berinvestasi, calon investor perlu melakukan riset, memahami karakteristik produk, serta memastikan legalitas pihak yang menawarkan investasi.

Widodo menegaskan, perguruan tinggi dan dosen memiliki peran penting dalam memberikan edukasi keuangan dan investasi yang benar kepada mahasiswa.

“Edukasi yang tepat di lingkungan kampus diharapkan dapat membantu mahasiswa terhindar dari praktik investasi ilegal maupun berbagai bentuk penipuan yang semakin beragam,” katanya.

Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak masa kuliah dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam membangun kemandirian finansial pada masa mendatang.

“Investasi merupakan salah satu bagian dari perencanaan keuangan untuk masa depan. Namun, keputusan investasi harus dilakukan secara bijak, berdasarkan pengetahuan dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar mengikuti tren atau ajakan pihak lain,” tuturnya.

Tim PkM internasional Jurusan Akuntansi Polnep dalam kegiatan tersebut terdiri atas Assoc. Prof. Dr. Widodo PS, Rizky Adithya, Linda Suherma, Qisthi Ardhi, Mahyus, Ninik Kurniasih, Uray M. Nur, Suci Juniartika, Nanda Defri Oktavia, dan Yayuk Sri Rahayu.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polnep memperluas kontribusi akademik melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama dengan institusi pendidikan di Malaysia. (ser/pms)

Editor : Hanif
investasi mahasiswa PSA Malaysia polnep literasi keuangan Pengelolaan keuangan