PONTIANAK POST – Kodam XII/Tanjungpura memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengerahkan tambahan personel Satgas Yonif TP 538/PTA. Tambahan kekuatan tersebut disiapkan untuk mendukung respons cepat di sejumlah wilayah terdampak.
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan sebanyak 250 personel mendapat pengarahan sebelum menjalankan tugas penanganan karhutla di Kalimantan Barat.
"Hari ini kami memberikan pengarahan kepada 250 personel dan menjadi bagian dari penguatan unsur TNI dalam menghadapi potensi ataupun penanganan karhutla di Kalimantan Barat," kata Novi di Sungai Raya, Minggu (23/8).
Personel Diminta Utamakan Keselamatan
Novi meminta seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, disiplin, dan tanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan selama personel berada di lapangan.
"Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, disiplin, dan rasa tanggung jawab," tuturnya.
Selain itu, Novi menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Menurut dia, kondisi di lapangan memiliki berbagai tantangan sehingga membutuhkan kerja sama agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
“Personel harus memahami berbagai kondisi dan permasalahan yang dihadapi dalam penanganan karhutla, termasuk kendala di lapangan, sehingga setiap permasalahan dapat dihadapi dan diselesaikan secara bersama-sama,” ujarnya.
Baca Juga: Kodam XII Tanjungpura Bekali Kodim dengan Motor Pemadam Karhutla
Pasukan Ditempatkan di Sejumlah Wilayah
Tambahan personel tersebut akan bergabung dalam satuan tugas dan ditempatkan di sejumlah wilayah yang telah ditentukan. Mereka akan mendukung upaya pemadaman, pencegahan, serta penanganan dampak karhutla.
Kedatangan pasukan BKO Yonif TP 538/PTA dilaksanakan dalam empat kloter, yakni kloter pertama sebanyak 70 personel, kloter kedua 110 personel, kloter ketiga 110 personel, dan kloter keempat 130 personel. Jadi, total terdapat 420 personel.
Dengan tambahan kekuatan tersebut, TNI berharap kesiapsiagaan dan kemampuan respons cepat menghadapi karhutla di Kalimantan Barat semakin meningkat. Penguatan itu juga diharapkan dapat menekan potensi perluasan kebakaran.
Usai memberikan pengarahan, Pangdam XII/Tpr bersama rombongan mengecek Dapur Umum Yonif TP 882/Hulubalang untuk memastikan kesiapan dukungan logistik dan kebutuhan personel selama pelaksanaan tugas.
Penguatan personel tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI membantu pemerintah daerah dan unsur terkait menangani karhutla secara cepat dan terkoordinasi, sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara