Hadiri Maulid Nabi di Pontianak, Ria Norsan Tekankan Pentingnya Akhlak dan Pendidikan

Novantar Ramses Negara • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:13 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar Abuya Habib Hasan bin Ahmad Baharun ke-28 serta Ummuna Khadijah binti Muhammad Hinduan ke-2 bersama Masyayikh Dalwa Bangil di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin, Jalan Selat Panjang 2, Kelurahan Siantan Hulu. (Adpim Pemprov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar Abuya Habib Hasan bin Ahmad Baharun ke-28 serta Ummuna Khadijah binti Muhammad Hinduan ke-2 bersama Masyayikh Dalwa Bangil di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin, Jalan Selat Panjang 2, Kelurahan Siantan Hulu. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani dan mengamalkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar Abuya Habib Hasan bin Ahmad Baharun ke-28 serta Ummuna Khadijah binti Muhammad Hinduan ke-2 bersama Masyayikh Dalwa Bangil di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin, Jalan Selat Panjang 2, Kelurahan Siantan Hulu, Kota Pontianak, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Erlina Ria Norsan, Rektor Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa) KH Al Habib Segaf Baharun, serta Habib Ali Zainal Abidin bin Habib Hasan Baharun.

Baca Juga: Benarkah Peringatan Maulid Nabi Termasuk Bidah, Begini Penjelasan Ustaz Zakir Naik   

Menurut Ria Norsan, Maulid Nabi bukan sekadar peringatan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi pengingat bagi umat untuk menerapkan nilai-nilai akhlak yang dicontohkan Rasulullah dalam kehidupan.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita diingatkan untuk mencontoh dan mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ria Norsan.

Ia menilai pesan tersebut semakin penting untuk ditanamkan kepada generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat. Kemajuan teknologi, kata dia, harus diimbangi dengan pendidikan karakter dan akhlak.

Dalam kesempatan itu, Ria Norsan juga menyampaikan apresiasi terhadap jasa Abuya Habib Hasan Baharun dan Ummuna Khadijah binti Muhammad Hinduan dalam pendidikan dan dakwah Islam.

Baca Juga: Maulid Nabi di Mempawah Tak Sekadar Seremonial, Pelajar Diminta Perkuat Karakter dan Moral

Menurutnya, manfaat ilmu yang diajarkan keduanya terus dirasakan hingga kini, termasuk melalui para alumni Dalwa yang berkiprah sebagai pendakwah di Kalbar.

“Walaupun beliau sudah tiada, ilmu yang telah diajarkan kepada santri-santrinya terus memberikan manfaat. Banyak pendakwah dan penceramah alumni Dalwa di Kalbar yang luar biasa,” katanya.

Ria Norsan berharap ilmu dan amal keduanya terus menjadi amal jariyah serta mendapatkan rahmat dan ridha Allah SWT. Ia juga memaknai haul sebagai momentum untuk tidak hanya mengenang para guru yang telah wafat, tetapi meneruskan manfaat ilmu yang telah diberikan.

Baca Juga: Kodim 1206/Putussibau Peringati Maulid Nabi, Dorong Prajurit Berkarakter dan Berakhlak Mulia

“Haul bukan hanya untuk mengenang para guru kita yang telah tiada, tetapi bagaimana kita mengamalkan ilmu yang telah diberikan dan mengajarkannya kepada orang lain, sehingga ilmu tersebut terus memberikan manfaat,” tuturnya.

Kepada para santri dan santriwati, Ria Norsan berpesan agar memanfaatkan kesempatan menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya.

“Selama masih diberikan kesempatan untuk menimba ilmu, belajarlah sebanyak-banyaknya. Karena dengan ilmu kita dapat memahami kehidupan, baik untuk dunia maupun akhirat,” pesannya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin, Habib Fahmi bin Harun Al Muthahar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat.

Dalam tausyiahnya, Habib Segaf Baharun mengajak umat membangun kehidupan dengan akhlak yang bersumber dari ajaran Rasulullah SAW. Ia mengingatkan agar tidak merasa lebih baik dari orang lain, tidak merendahkan sesama, serta senantiasa menumbuhkan kasih sayang.

Habib Segaf juga mendoakan masyarakat Kalbar agar segera mendapatkan hujan dan dijauhkan dari musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Usai tausyiah, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Aula Rapat dan Coffee Shop Mahabbah (CSM) Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin. (mse)

Editor : Hanif
Akhlak Rasulullah Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin ria norsan pontianak Maulid Nabi Muhammad SAW