Air PDAM Pontianak Payau, Wako Edi Pertimbangkan Diskon Tarif bagi Pelanggan Rumah Tangga

Mirza Ahmad Muin • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:21 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono. (DOK PONTIANAK POST)
Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono. (DOK PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST - Penurunan kualitas produksi air bersih milik PDAM Tirta Khatulistiwa yang mengakibatkan rasa air payau dan mengarah ke asin ketika sampai ke keran pelanggan turut menjadi perhatian Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Dalam waktu dekat, dia beserta jajaran PDAM akan melakukan rapat bersama, membahas persoalan tersebut termasuk soal keringanan biaya untuk konsumen rumah tangga.

“Memang kualitas produksi air bersih sedikit payau. Itu disebabkan karena intrusi air laut ditambah lagi sungai mengering. Perihal ini memang sedang dibicarakan,” katanya Kamis (27/8).

Dijelaskan dia, untuk menurunkan harga PDAM akibat menurunnya kualitas air bersih di musim kemarau ini, memang tengah dikaji. Dalam waktu dekat, dia bersama PDAM akan melakukan rapat bersama membahas hal ini.

Baca Juga: Debit Sungai Kapuas Menurun, Warga Pontianak Keluhkan Air PDAM Asin dan Ancaman Krisis Air Bersih

Jikapun harganya diturunkan, kemungkinan akan menyasar pada pelanggan sambungan rumah tangga. Sebab produksi air ini kebutuhannya besar. Di musim kemarau saat ini, diakuinya beban operasional produksi PDAM justru lebih besar.

Mudah-mudahan saja, kondisi ini tidak lama. dengan begitu produksi air bersih dapat kembali baik. Utamanya dari rasa payau dan asin.

Di tempat sama Direktur PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak Abdulah menjelaskan jika penurunan harga buat pelanggan akibat produksi air bersih yang mengalami penurunan masih akan dikaji.

“Nanti setelah dirapatkan dengan pengawas, baru akan kami infokan selanjutnya,” tutupnya. (iza)

Editor : Miftahul Khair
air pdam payau diskon tarif pdam Air Bersih edi kamtono