PONTIANAK POST - Direktur PDAM Tirta Khatulistiwa Abdullah mengatakan pesan berantai melalui WA tentang pasokan distribusi air bersih secara bergilir akibat pengeroposan pipa besi akibat intrusi air garam dipastikannya hoax. Saat ini, pihak PDAM tengah berupaya menjaga distribusi air agar bisa sampai ke keran pelanggan dengan lancar.
“Pesan berantai melalui WA itu hoax, apalagi sampai melakukan penghentian distribusi air. Masyarakat saya imbau tetap tenang dan jangan panik, sebab saat ini PDAM terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujar Abdulah kepada Pontianak Post, Sabtu (29/8).
Dijelaskan dia saat ini distribusi air tetap berjalan. PDAM terus berupaya melakukan yang terbaik mulai dari memantau kadar garam air baku secara intensif, menyesuaikan pengambilan air baku dengan kondisi pasang surut, mengoptimalkan pencampuran dengan sumber air berkadar garam lebih rendah, menyesuaikan produksi dengan kondisi dan kualitas air baku dan menyediakan titik pengambilan air mandiri menggunakan jerigen.
“Saya minta masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi yang belum terkonfirmasi,” tegasnya.
Saat ini dia mengimbau masyarakat untuk menyiapkan air cadangan di rumah. Kemudian untuk penggunaan air dihemat dan digunakan dengan bijak. PDAM tetap berupaya mengalirkan air dan masyarakat tetap dapat menggunakan air bersih dengan nyaman.(iza)
Editor : Hanif