Asap dari Kalbar Kembali Terdeteksi Melintas ke Sarawak

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:22 WIB
Citra sebaran asap pada Minggu 30 Agustus 2026. (BMKG)
Citra sebaran asap pada Minggu 30 Agustus 2026. (BMKG)

 

PONTIANAK POST – Sebaran kabut asap (jerebu) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Barat. Bahkan, asap dari Kalbar terpantau melintasi batas negara menuju Sarawak, Malaysia.

Berdasarkan citra sebaran asap wilayah Indonesia yang dirilis BMKG, Minggu (30/8) pukul 16.00 WIB, terdeteksi adanya transboundary haze atau kabut asap lintas batas dari Kalimantan Barat menuju Sarawak.

Selain Kalbar, asap juga terdeteksi di Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Sebaran asap di wilayah Sumatera, meliputi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung, bergerak ke arah barat laut hingga utara.

Sementara itu, asap di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara bergerak ke arah barat laut hingga timur laut.

BMKG mencatat arah angin di sebagian besar wilayah Indonesia umumnya bertiup dari tenggara menuju barat laut hingga utara.

Data tersebut diperoleh dari pengamatan satelit Himawari-9 pada 30 Agustus 2026 pukul 09.00 UTC atau 16.00 WIB. Dalam peta pemantauan, BMKG juga menampilkan lokasi titik panas atau geohotspot yang berkaitan dengan wilayah sebaran asap.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
arah angin kalimantan barat bmkg Sarawak kabut asap