Asap Makin Pekat, Kemenag Pontianak Perpanjang Pembelajaran Daring RA dan Madrasah hingga 5 Septembe

Marsita Riandini • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:21 WIB
Kepala Kemenag Pontianak, Ruslan
Kepala Kemenag Pontianak, Ruslan

PONTIANAK POST - Pelaksanaan pembelajaran daring/online bagi raudhatul atfhal  (RA) dan madrasah diingkungan Kota Pontianak dilanjutkan pada  hingga 5 September 2026.

Ruslan, Kepala Kemenag Kota Pontianak mengatakan keputusan ini diambil dengan melihat kondisi cuaca dan udara di Kota Pontianak yang kondisinya masih dalam katagori berbahaya.

"Asap semakin pekat dan dapat menggangu kesehatan," ujarnya.

Baca Juga: Kabut Asap Memburuk, Wali Kota Cek Kesiapan RS Pontianak Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA

Menurut Ruslan, kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali dilaksanakan secara daring/online sesuai jenjang yang ada, serta disesuaikan dengan pembelajaran disaat waktu normal. 

"Begitu pula untuk semua kegiatan ekstrakunkuler juga dihentikan sementara, sampai udara dan cuaca normal," ungkapnya. 

Kepala RA dan madrasah bersama guru dan tenaga kependidikan tetap memberikan materi tugas dari madrasah secara daring  sesuai dengan standar beban kerja guru madrasah dan kunkulum yang ada. Selain itu, memasukan kehadiran orang tua untuk membimbing putra putri mereka saat belajar serta pengawasan menyeluruh untuk tidak beraktivitas di luar rumah pada siang dan terlebih di malam hari. 

"Menjaga kondisi lingkungan madrasah/RA tetap bersih serta bersinergi dengan masyarakat setempat agar terindar dan potensi yang dapat memicu kebakaran lahan maupun korsieting listrik," imbaunya.

Ia juga mengajak untuk berdoa dalam berbagai momentum, baik majeks dzikir, majelis selawat. "Terlebih pada momentum salat Istisqo' agar Allah SWT segera menurunkan hujan dan meryadi udara kembak bersih dan segar di Kota Pontianak ni," ungkapnya. 

Kasi Pendidikan Madrasah Aris Sujarwono menambahkan, bahwa pihaknya akan  melakukan pemantauan pada proses belajar belajar mengajar daring ini secara berkala.

"Skema pembelajaran mandiri di rumah terkait situasi karhutla akan senantiasa dipantau secara berkala," pungkasnya. (mrd)

 

Editor : Hanif
madrasah Pontianak Kemenag Pontianak karhutla kalbar Pembelajaran daring kabut asap