Pemkot Pontianak Siapkan Drainase Hadapi Musim Hujan, Parit Tokaya Mulai Dinormalisasi

Mirza Ahmad Muin • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 12:27 WIB
Sebuah alat eskavator amfibi milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak  mengeruk sedimen lumpur di Parit Tokaya  agar fungsi drainase kawasan tersebut kembali optimal. (HARYADI/PONTIANAKPOST)
Sebuah alat eskavator amfibi milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak mengeruk sedimen lumpur di Parit Tokaya agar fungsi drainase kawasan tersebut kembali optimal. (HARYADI/PONTIANAKPOST)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Pontianak melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan normalisasi sejumlah parit sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memaksimalkan fungsi saluran air sehingga mampu mengalirkan debit air dengan lebih baik.

Kepala Bidang SDA PUPR Kota Pontianak, Andreas, mengatakan normalisasi parit menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kapasitas dan kelancaran sistem drainase di wilayah Kota Pontianak. Tindakan ini dilakukan atas arahan Wali Kota kepada Kadis PU, untuk normalisasi Parit Tokaya untuk dituntaskan sampai ke Sungai Kapuas. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap.

“Normalisasi di Parit Tokaya tepatnya di Gang Syukur ini kita lakukan untuk memaksimalkan kembali fungsi parit. Kita bersihkan sedimentasi, sampah maupun material yang menghambat aliran air, sehingga ketika intensitas hujan meningkat, air dapat mengalir dengan lebih lancar,” ujar Andreas, Selasa (1/9).

Baca Juga: ESDM Sebut Produksi Tambang Sengaja Dikendalikan agar SDA Tetap Terjaga

Menurutnya, kondisi parit yang mengalami pendangkalan maupun penyumbatan dapat mengurangi kapasitas tampung dan memperlambat aliran air. Karena itu, normalisasi dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Andreas menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Pemerintah Kota Pontianak dalam menghadapi potensi genangan saat musim hujan. Selain pekerjaan normalisasi, pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi saluran air di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan penanganan.

“Kita ingin sebelum musim hujan tiba, kondisi saluran sudah lebih siap. Namun tentunya upaya pemerintah juga harus didukung masyarakat dengan tidak membuang sampah ke parit,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan fungsi parit. Menurutnya, saluran air yang terawat akan memberikan manfaat bagi lingkungan, terutama dalam mempercepat pembuangan air ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Pemerintah Kota Pontianak berharap melalui normalisasi dan pemeliharaan saluran secara berkelanjutan, sistem drainase dapat bekerja secara optimal sehingga potensi genangan di wilayah kota dapat diminimalkan saat memasuki musim hujan.(iza)

Editor : Hanif
drainase Pontianak Genangan Pontianak parit tokaya pemkot pontianak musim hujan