Norsan Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla Kalbar, Minta Semua Unsur Satu Komando

Novantar Ramses Negara • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 12:05 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan saat memantau kondisi karhutla melalui Command Center Pusdalops BPBD Provinsi Kalbar dan memperkuat koordinasi dengan pihak terkait, Rabu (2/9). (Adpim Pemprov Kalbar)
Gubernur Kalbar Ria Norsan saat memantau kondisi karhutla melalui Command Center Pusdalops BPBD Provinsi Kalbar dan memperkuat koordinasi dengan pihak terkait, Rabu (2/9). (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta seluruh unsur memperkuat koordinasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu disampaikan saat memantau kondisi karhutla melalui Command Center Pusdalops BPBD Provinsi Kalbar, Rabu (2/9).

Pemantauan dilakukan untuk memperoleh gambaran terkini mengenai sebaran karhutla sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan terkoordinasi. Di Command Center, Norsan memantau peta sebaran titik panas, kondisi cuaca, arah angin, serta perkembangan penanganan dan pemadaman karhutla yang dilakukan tim gabungan berdasarkan pantauan satelit.

"Ini langkah cepat kita untuk mengetahui kondisi riil di lapangan," ujar Norsan.

Baca Juga: WHW Bantu BPBD Ketapang Tangani Karhutla, Kerahkan Damkar hingga Ekskavator ke Lokasi Kebakaran

Menurutnya, informasi dari Command Center menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan, terutama di tengah kondisi kemarau yang membuat lahan semakin kering dan rawan terbakar.

Norsan meminta BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, serta pemerintah kabupaten/kota bergerak bersama dalam penanganan karhutla.

"Saya minta koordinasi diperkuat. BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, dan pemerintah kabupaten/kota harus satu komando. Target kita padamkan api dan lindungi masyarakat," tegasnya.

Selain penanganan di lapangan, Norsan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama dalam kondisi kemarau.

Baca Juga: Musim Kering, Warga Kayong Utara Ingatkan Bahaya Bakar Lahan dan Buang Puntung Rokok Sembarangan

"Saya imbau kepada seluruh masyarakat Kalbar, jangan ada lagi yang membakar lahan di kondisi cuaca kemarau saat ini. Kondisinya sangat kering dan rawan. Satu titik api kecil bisa jadi besar dan merugikan kita semua," katanya.

Norsan juga meminta aparat penegak hukum melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

"Kalau ada yang terbukti membakar, proses hukum. Ini bukan soal mencari siapa salah, tapi menyelamatkan masyarakat dari asap dan ISPA," pintanya.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan ISPA Akibat Karhutla, Menkes Budi Gunadi Imbau Anak Tetap Gunakan Masker

Usai memantau kondisi karhutla dari Command Center Pusdalops BPBD Kalbar, Norsan bersama rombongan bertolak menuju salah satu lokasi karhutla di wilayah rawan untuk melihat langsung proses pemadaman yang dilakukan petugas gabungan.

Kunjungan tersebut sekaligus untuk memastikan kondisi dan kebutuhan petugas yang berjibaku memadamkan api. Norsan memberikan semangat dan apresiasi kepada petugas serta menyerahkan bantuan berupa suplemen, susu, dan makanan untuk mendukung stamina mereka selama bertugas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalbar mempercepat penanganan karhutla, mencegah meluasnya kebakaran, serta melindungi masyarakat dari dampak asap dan risiko gangguan kesehatan. (mse)

 

Editor : Rafael B. Junior
ria norsan karhutla kalbar BPBD KALBAR kebakaran hutan kualitas udara