PONTIANAK POST – Bus DAMRI rute Pontianak–Nanga Pinoh terbakar di Jalan Trans Kalimantan, wilayah Lintang Batang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kamis (3/9) sekitar pukul 21.00 WIB. Sebanyak 11 penumpang dan seorang pengemudi berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka.
Bus bernomor polisi KB 7872 A dengan kode armada 4677 itu berangkat dari Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang sekitar pukul 19.00 WIB. Api muncul dari bagian belakang kendaraan sekitar dua jam setelah keberangkatan.
Gangguan Muncul di Belakang Bus
General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak Ahmad Bukhari mengatakan, pengemudi awalnya mendeteksi gangguan di bagian belakang bus. Gangguan itu kemudian disusul munculnya api.
Pengemudi segera menghentikan kendaraan di lokasi yang dinilai aman. Seluruh penumpang dievakuasi sebelum api membesar.
“Upaya awal pemadaman dilakukan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan yang tersedia di dalam bus. Penanganan kemudian dibantu mobil pemadam kebakaran hingga api berhasil dipadamkan,” kata Ahmad dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9).
Penumpang Lanjut dengan Bus Pengganti
DAMRI mengirimkan bus pengganti untuk membawa seluruh penumpang melanjutkan perjalanan menuju Nanga Pinoh. Tidak ada korban meninggal maupun luka dalam kejadian tersebut.
“Keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama DAMRI dalam setiap penyelenggaraan layanan,” ujar Ahmad.
Penyebab Kebakaran Diselidiki
Bus yang terbakar telah dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan teknis. Investigasi dilakukan DAMRI bersama pihak berwenang dengan menelusuri kondisi kendaraan, tingkat kerusakan, riwayat perawatan, dan kronologi kejadian.
Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. DAMRI juga belum mengungkap waktu pemeriksaan terakhir bus maupun bagian yang pertama kali mengalami gangguan.
DAMRI menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas terganggunya perjalanan. Perusahaan menyatakan akan mengevaluasi insiden tersebut dan memastikan keselamatan armada. (bar)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro