PONTIANAK POST – Kabut asap memengaruhi operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya. Meski bandara tetap buka pukul 06.00–20.00 WIB, penerbangan selama sepekan terakhir umumnya baru dapat dilayani sekitar pukul 12.00 WIB karena menunggu jarak pandang memenuhi standar keselamatan.
Pada Jumat (4/9), jarak pandang dinyatakan aman untuk mendukung proses lepas landas dan pendaratan. Kondisinya terus dipantau karena dapat berubah mengikuti kepekatan asap dan cuaca.
Airport Operation, Services and Security Division Head Bandara Internasional Supadio Mohammad Arifin mengatakan, setiap penerbangan mempertimbangkan kondisi cuaca, jarak pandang, dan ketentuan keselamatan maskapai.
“Untuk kondisi saat ini, penerbangan aman dilaksanakan. Pemantauan jarak pandang terus dilakukan,” katanya.
Arifin menjelaskan, jarak pandang menjadi salah satu faktor penting dalam proses lepas landas dan pendaratan. Jarak yang direkomendasikan sekitar 1.000–1.600 meter, dengan tetap mengikuti ketentuan setiap maskapai dan jenis pesawat.
Kabut asap membuat waktu pelayanan penerbangan tidak selalu sama dengan jam operasional bandara. Selama sepekan terakhir, pesawat umumnya baru dapat beroperasi sekitar tengah hari setelah jarak pandang membaik.
Belum disampaikan jumlah penerbangan yang tertunda, dibatalkan, atau dialihkan akibat penurunan jarak pandang. Informasi tersebut penting agar calon penumpang dapat mengantisipasi perubahan jadwal.
Penumpang Diminta Memantau Jadwal
Pengelola bandara berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, BNPB, dan Polres Kubu Raya. Keputusan keberangkatan dan kedatangan pesawat diambil berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.
Penumpang perlu memeriksa status penerbangan melalui maskapai sebelum berangkat ke bandara, terutama untuk jadwal pagi. Perubahan jarak pandang dapat menyebabkan penundaan meskipun bandara tetap dibuka.
Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan, keselamatan penumpang dan awak pesawat tidak boleh dikompromikan.
“Polda Kalbar mendukung setiap keputusan otoritas bandara yang telah melalui prosedur dan pertimbangan keselamatan,” tegasnya.
Polda Kalbar menyatakan terus mendukung koordinasi dan pengamanan agar operasional penerbangan di Bandara Supadio berlangsung aman. (*)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro