Supadio Tetap Kondusif di Tengah Gangguan Penerbangan akibat Kabut Asap

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 21:05 WIB
Bandara Internasional Supadio Kubu Raya. (ISTIMEWA)
Bandara Internasional Supadio Kubu Raya. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak,. Meski demikian, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, memastikan kondisi Bandara Internasional Supadio tetap kondusif, tertib dan aman.

General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti mengutarakan gangguan penerbangan terjadi akibat jarak pandang (visibility) yang menurun dan berubah secara dinamis. Kondisi tersebut membuat pesawat tidak selalu dapat melakukan lepas landas (take off) maupun pendaratan (landing) demi menjamin keselamatan penerbangan.

Kata Maya, pada 3 September 2026, tercatat 17 penerbangan Lion Air Group dibatalkan akibat keterbatasan jarak pandang. “Namun, ketika kondisi visibility membaik dan dinilai aman untuk penerbangan, sejumlah pesawat kembali diberangkatkan,” jelas Maya, dalam keterangan resminya, Sabtu (5/9). 

Baca Juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Supadio, Sejumlah Pesawat Lion Group Dibatalkan

Empat penerbangan Lion Air Group tercatat berhasil beroperasi, yakni Lion Air JT 837 rute Pontianak-Surabaya, Super Air Jet IU 697 rute Pontianak-Jakarta, Lion Air JT 989 rute Pontianak-Batam, serta Super Air Jet IU 681 rute Pontianak-Jakarta.

Sebelumnya sejumlah penumpang yang belum dapat diberangkatkan pada 3-4 September katanya, juga telah memperoleh keberangkatan seiring membaiknya kondisi jarak pandang. “Sementara sebagian penumpang mendapatkan opsi kebijakan dari maskapai, termasuk pengembalian dana atau refund tiket,” ucapnya. 

Untuk mengantisipasi dampak gangguan penerbangan tersebut, pengelola Bandara Internasional Supadio lanjutnya, membuka terminal penumpang untuk memfasilitasi calon penumpang Lion Air Group yang masih menunggu kepastian keberangkatan.

Calon penumpang dapat menggunakan ruang tunggu terminal dan fasilitas pelayanan bandara yang tersedia. Pengelola bandara juga menyediakan air minum kemasan bagi penumpang selama menunggu informasi terbaru mengenai status penerbangan dari pihak maskapai.

“Personel dan jajaran manajemen Bandara Internasional Supadio turut melakukan pendampingan terhadap calon penumpang yang terdampak, termasuk mereka yang memilih menunggu hingga menginap di terminal,” ungkapnya. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan pelayanan penumpang tetap terpenuhi sekaligus menjaga situasi terminal tetap tertib dan aman.

Menurutnya, kondisi kabut asap dalam beberapa hari terakhir menyebabkan aktivitas penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Supadio mengalami gangguan. “Jarak pandang dapat berubah dalam waktu singkat, dari kondisi yang memungkinkan penerbangan menjadi sangat rendah sehingga tidak aman bagi pesawat untuk terbang maupun mendarat,” paparnya. 

Kondisi tersebut juga menjadi perhatian dalam pengawasan operasional penerbangan. Pesawat yang sedang mengudara menuju Bandara Supadio dapat menghadapi kendala ketika jarak pandang menurun saat akan melakukan pendaratan.

“Sebaliknya, pesawat yang telah berada di bandara dan bersiap melakukan lepas landas dapat terpaksa menunggu hingga jarak pandang kembali membaik dan memenuhi aspek keselamatan penerbangan,” jelasnya, seraya mengatakan, karena itu, operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio terus dipantau secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi jarak pandang.

InJourney Airports bersama seluruh pemangku kepentingan sambungnya juga memastikan aspek keselamatan, keamanan, ketertiban dan pelayanan kepada penumpang tetap menjadi prioritas selama gangguan penerbangan akibat kabut asap berlangsung.

“Kami juga mengimbau pihak maskapai agar menyampaikan informasi terbaru mengenai status penerbangan kepada calon penumpang secara cepat dan berkala. Penumpang juga diimbau memantau informasi melalui saluran resmi masing-masing maskapai untuk mengetahui perkembangan jadwal dan status penerbangan,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
bandara supadio penerbangan karhutla kabut asap lion air group