PONTIANAK POST – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9). Dampak tersebut terjadi setelah operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ditutup sementara akibat kondisi erupsi.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Supadio Pontianak, Maya Damayanti, mengatakan terdapat sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta yang terdampak penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta.
Hingga informasi terakhir yang diterima pihak bandara, sebanyak 16 penerbangan di Bandara Supadio terdampak. Rinciannya, sembilan penerbangan keberangkatan dari Pontianak menuju Jakarta dan tujuh penerbangan kedatangan dari Jakarta menuju Pontianak.
Baca Juga: Supadio Tetap Kondusif di Tengah Gangguan Penerbangan akibat Kabut Asap
Untuk penerbangan keberangkatan yang dibatalkan, yakni ID6228 dengan jadwal keberangkatan pukul 10.10 WIB, IU697 pukul 09.30 WIB, JT715 pukul 11.40 WIB, QG419 pukul 13.20 WIB, IP633 pukul 13.45 WIB, GA513 pukul 14.10 WIB, SJ185 pukul 15.35 WIB, QG415 pukul 16.05 WIB, serta QG413 pukul 18.45 WIB.
Sementara penerbangan kedatangan yang terdampak terdiri atas ID6229 dengan jadwal tiba pukul 09.30 WIB, QG416 pukul 12.50 WIB, IP632 pukul 13.00 WIB, GA512 pukul 13.25 WIB, SJ184 pukul 14.50 WIB, QG414 pukul 15.30 WIB, serta QG412 pukul 18.15 WIB.
"Informasi terkini yang kami dapatkan pagi ini, telah terbit NOTAM penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga pukul 13.30 WIB atau 14.30 WITA, sehingga hal ini berdampak pada penerbangan dari dan ke tujuan CGK dan penerbangan dengan rute terkoneksi," kata Maya, Minggu siang (6/9)dalam keterangan resminya.
Maya mengatakan pihaknya masih menunggu perkembangan kondisi dan informasi terbaru terkait operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. "Kami masih terus menunggu perkembangan situasi," ujarnya.
Baca Juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Supadio, Sejumlah Pesawat Lion Group Dibatalkan
Untuk mengantisipasi dampak terhadap penumpang, Bandara Internasional Supadio Pontianak telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan. Di antaranya menambah kursi di ruang tunggu serta menyediakan layanan pemulihan (service recovery) berupa makanan ringan dan minuman gratis serta masker bagi penumpang terdampak.
Maya mengimbau calon penumpang memastikan kembali jadwal penerbangan melalui informasi resmi yang disampaikan masing-masing maskapai. "Kami menyarankan para pengguna jasa untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui informasi yang disampaikan oleh maskapai," katanya.
Bagi penumpang yang sudah berada di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Maya meminta agar tidak ragu menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan dan mengikuti arahan yang diberikan. "Kami berterima kasih atas pengertian seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kondisi ini berlangsung," pungkasnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair