Kemenkum Kalbar Gembleng Kualitas SDM Lewat Coaching Manajemen ASN Berbasis Merit

Miftahul Khair • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 17:08 WIB
ASN Kanwil Kemenkum Kalbar mengikuti Coaching Penguatan Manajemen ASN yang diinisiasi oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, Senin (7/9). (DOK KANWIL KEMENKUM KALBAR)
ASN Kanwil Kemenkum Kalbar mengikuti Coaching Penguatan Manajemen ASN yang diinisiasi oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, Senin (7/9). (DOK KANWIL KEMENKUM KALBAR)

PONTIANAK POST – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalimantan Barat terus berkomitmen memoles kualitas aparatur sipil negara di lingkungannya. Komitmen ini dibuktikan lewat keikutsertaan jajaran pegawai Kanwil Kemenkum Kalbar dalam agenda Coaching Penguatan Manajemen ASN yang diinisiasi oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, Senin (7/9).

Pelatihan berbasis daring via Zoom Meeting ini berlangsung marathon sejak pukul 08.30 WIB dan menyedot perhatian 593 peserta dari berbagai penjuru unit kerja Kemenkum.

Perwakilan Kalbar diisi oleh jajaran pejabat teknis dan staf SDM, mulai dari Analis SDM Aparatur Ahli Muda Ardian Setiawan, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Ferry Indrawan, hingga tim pengolah data dan analis pemerintahan setempat.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Harmonisasi Raperda Penyertaan Modal Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa

Kepala Biro SDM Setjen Kemenkum, Sunu Tedi Maranto, saat membuka acara menegaskan bahwa pendampingan (coaching) ini memegang peranan vital dalam menyelaraskan pemahaman regulasi ASN di tingkat tapak.

"Melalui kegiatan ini, pegawai diharapkan mampu mengambil manfaat dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas, sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja, profesionalisme, integritas, serta transparansi dalam memberikan pelayanan," tegas Sunu.

Pada sesi teknis, Kepala Bagian Pengembangan SDM, Andik Prasetio, merinci lima pilar utama yang dibedah dalam pembekalan tersebut. Materi mencakup Manajemen Talenta, Pengelolaan Jabatan Fungsional, Penegakan Disiplin Pegawai, Pengembangan Kompetensi, hingga Pemantapan Tata Nilai dan Budaya Kerja ASN BerAKHLAK.

Penerapan sistem merit menjadi sorotan utama, di mana pemetaan talenta pegawai bakal dijadikan pijakan objektif untuk promosi, suksesi, dan pola karier. Selain itu, para atasan langsung diinstruksikan untuk memperketat pengawasan melekat (waskat) guna mendeteksi serta menindaklanjuti potensi pelanggaran disiplin sejak dini.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Harmonisasi Raperda Penyertaan Modal Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa

Tak kalah krusial, aspek pengembangan kompetensi teknis, manajerial, dan sosio-kultural juga terus didorong melalui jalur formal maupun nonklasikal seperti magang dan mentoring. Seluruh pemaparan tersebut ditutup dengan penguatan nilai dasar ASN BerAKHLAK dengan jargon "Bangga Melayani Bangsa".

Acara yang dipadati sesi diskusi interaktif ini resmi berakhir pada pukul 15.15 WIB. Lewat partisipasi aktif ini, Kanwil Kemenkum Kalbar optimistis mampu melahirkan tata kelola SDM yang adaptif, transparan, dan makin berintegritas dalam melayani masyarakat.

Editor : Miftahul Khair
Coaching Kanwil Kemenkum Kalbar MANAJEMEN ASN