PONTIANAK – Hujan berpeluang mengguyur Pontianak dan Kubu Raya pada Selasa (8/9/2026) siang hingga sore. Kondisi ini menjadi harapan untuk membantu membersihkan partikulat dan asap yang masih menyelimuti sejumlah kawasan, namun hujan diperkirakan tidak merata sehingga belum dapat dipastikan mampu mengatasi buruknya kualitas udara.
Prakiraan cuaca menunjukkan peluang hujan mulai meningkat sekitar pukul 13.00 WIB dan mencapai sekitar 59 persen pada pukul 14.00 WIB. Setelah itu, peluang hujan berangsur menurun pada sore hari.
Kondisi tersebut terjadi ketika kabut asap masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Kubu Raya sebelumnya sempat berada pada level yang sangat tinggi sehingga masyarakat perlu mewaspadai paparan udara tercemar.
Hujan yang turun cukup deras berpotensi membantu mengendapkan partikulat di udara melalui proses wet deposition. Namun, hujan lokal yang berlangsung singkat belum tentu memberikan dampak signifikan terhadap kualitas udara, terutama apabila sumber asap dari kebakaran hutan dan lahan masih aktif.
Karena itu, masyarakat tidak disarankan menganggap turunnya hujan sebagai tanda bahwa kualitas udara otomatis kembali aman. Kondisi udara tetap perlu dipantau setelah hujan reda.
Supadio Perlu Diwaspadai
Kondisi cuaca juga menjadi perhatian bagi aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio. Pada pagi hari, kawasan bandara masih dilaporkan mengalami kondisi berasap dengan jarak pandang sekitar 800 meter.
Namun, kondisi di sekitar Kubu Raya tidak seragam. Di kawasan Limbung dan Sungai Raya, jarak pandang pada pagi hari dilaporkan jauh lebih baik. Perbedaan tersebut menunjukkan kondisi atmosfer di sekitar bandara dapat berubah dalam waktu relatif cepat.
Jika hujan turun dan cukup deras, partikulat di udara berpotensi berkurang sehingga jarak pandang dapat membaik. Sebaliknya, apabila hujan disertai awan konvektif, petir dan angin kencang, kondisi tersebut justru dapat memengaruhi operasional penerbangan sementara.
Karena itu, perkembangan jarak pandang di Supadio menjelang dan setelah hujan siang nanti menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan.
Tidak Semua Wilayah Akan Diguyur Hujan
BMKG masih memprakirakan adanya potensi hujan di Kalimantan Barat dalam beberapa hari ke depan. Namun, hujan bersifat lokal dan distribusinya tidak merata.
Untuk Pontianak, prakiraan menunjukkan kondisi berawan pada menjelang siang, kemudian peluang hujan meningkat pada awal hingga pertengahan siang. Setelah itu, cuaca kembali cenderung berawan.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan tetap disarankan memperhatikan kondisi kualitas udara. Jika asap kembali pekat, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi dan penggunaan masker penyaring partikulat dapat dipertimbangkan.
Hujan siang ini menjadi harapan baru bagi Pontianak dan Kubu Raya. Namun, yang ditunggu bukan sekadar hujan turun, melainkan apakah hujan tersebut benar-benar mampu memperbaiki kualitas udara dan meningkatkan jarak pandang di kawasan yang terdampak asap. **
Editor : Salman Busrah