PONTIANAK POST – Polisi wanita (Polwan) Polda Kalimantan Barat didorong memperkuat perlindungan terhadap perempuan, anak, dan pekerja migran di wilayah perbatasan. Mereka dituntut tegas terhadap pelaku, tetapi tetap empatik dan berorientasi pada pemulihan korban.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda Kalbar melalui sambutan yang dibacakan Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono pada syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan RI di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Selasa (8/9).
Wilayah perbatasan Kalbar menghadapi kerawanan perdagangan orang, eksploitasi perempuan dan anak, pengiriman pekerja migran secara ilegal, serta berbagai kejahatan lintas negara. Kondisi itu membutuhkan polisi yang mampu menangani perkara dengan pendekatan hukum sekaligus memahami kondisi psikologis korban.
Tegas kepada Pelaku
Kapolda menekankan bahwa korban kejahatan membutuhkan rasa aman sejak membuat laporan hingga menjalani proses hukum. Karena itu, Polwan diharapkan hadir sebagai petugas yang tegas terhadap pelaku sekaligus memberikan pelayanan manusiawi kepada korban.
Kemampuan berkomunikasi, melakukan pemeriksaan sensitif korban, dan berkoordinasi dengan lembaga pendamping perlu terus diperkuat. Perlindungan tidak berhenti pada penanganan perkara, tetapi juga mencakup pencegahan dan pemulihan.
Kompetensi Terus Ditingkatkan
Mengusung tema One Police Woman, Extraordinary Impact, setiap Polwan didorong memberikan dampak nyata melalui profesionalitas, pelayanan humanis, dan kehadiran yang solutif.
Polwan Polda Kalbar juga diarahkan meningkatkan kompetensi serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kemampuan tersebut dibutuhkan karena kejahatan terhadap perempuan dan anak semakin banyak memanfaatkan ruang digital.
Integritas menjadi penekanan lain dalam pelaksanaan tugas. Setiap personel diminta menjaga marwah Polwan dan institusi melalui pelayanan yang profesional serta bebas dari penyalahgunaan kewenangan.
Apresiasi Peran Ganda
Kapolda turut mengapresiasi dedikasi Polwan dalam menjalankan tugas kedinasan dan peran di tengah keluarga. Tanggung jawab ganda tersebut dinilai tidak mengurangi profesionalitas mereka dalam melayani masyarakat.
Syukuran dihadiri Ibu Asuh Polwan Polda Kalbar, pengurus Bhayangkari, pejabat utama Polda Kalbar, perwakilan TNI, purnawirawan, dan personel Polwan.
Peringatan Hari Jadi Ke-78 Polwan diharapkan memperkuat semangat pengabdian dan kepercayaan masyarakat. Polwan dituntut menghadirkan wajah kepolisian yang tegas, profesional, dan tetap manusiawi.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro