PONTIANAK – Sebanyak 87 anggota Kafilah Kalimantan Barat resmi dilepas untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pelepasan dilakukan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (10/9/2026) pagi.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qariah Siti Farhatun Nufus, juara I Tilawah Al-Qur’an Tunanetra Putri pada MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Kalimantan Timur.
Setelah itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalbar sekaligus Ketua Kafilah Kalbar, Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Andi Musa, SH, MH, menyampaikan laporan kesiapan Kafilah Kalbar kepada Gubernur dan para undangan.
Dalam laporannya, Andi Musa menyampaikan Kafilah Kalbar yang akan berangkat ke Semarang berjumlah 87 orang. Terdiri atas 47 peserta, 14 pelatih, 19 pendamping/official dan enam pendamping/orang tua.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 dilaksanakan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam laporan Ketua Kafilah, rangkaian kegiatan disebut berlangsung 11 hingga 20 September 2026.
Persiapan Kafilah Kalbar telah dilakukan sejak Januari hingga September 2026. Para peserta menjalani pelatihan bersama pelatih masing-masing, kemudian mengikuti dua kali try out, yakni pada 11–17 Mei 2026 dan 26–28 Juni 2026.
Sehari sebelum pelepasan, Kafilah Kalbar juga telah menjalani Training Centre (TC), Rabu (9/9/2026).
“Insya Allah Kafilah Kalimantan Barat pergi mengukir prestasi dan kembali membawa prestasi yang diridhai Allah SWT,” kata Andi Musa dalam laporannya.
Ia juga mengajak Gubernur, jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kalbar memberikan doa serta dukungan agar para kafilah diberi kesehatan, kekuatan, kemudahan, kelancaran dan kesuksesan selama mengikuti MTQ Nasional.
Gubernur: Jangan Sekadar Tampil
Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada LPTQ Kalbar, para pelatih dan official yang telah mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut.
Ia berharap pemusatan latihan yang telah dilakukan mampu menjadi bekal bagi peserta untuk tampil maksimal dan menghasilkan prestasi.
“Saya berharap bahwa bobot dan kualitas latihan telah dioptimalkan. Semoga dengan bekal dan pelajaran selama pemusatan latihan tersebut, dapat mengantarkan dan membuahkan prestasi pada event tingkat nasional kali ini,” ujar Ria Norsan.
Menurutnya, peran LPTQ Provinsi Kalbar dalam mempersiapkan berbagai cabang lomba yang akan diikuti pada MTQ Nasional XXXI sudah cukup maksimal.
Karena itu, Ria Norsan meminta seluruh kafilah tampil prima dan tidak ragu berjuang untuk menjadi juara.
“Kita sangat berharap Kafilah Kalimantan Barat dapat tampil dengan prima, dan berusaha serta berjuang untuk menjadi juara,” tegasnya.
Ria Norsan mengatakan masyarakat Kalbar tentu berharap dan mendoakan para duta Kalbar mampu kembali mengukir prestasi, sebagaimana prestasi yang pernah diraih Kalbar pada STQ dan MTQ tahun-tahun sebelumnya.
Ia juga meminta Ketua Kafilah, para pelatih dan official terus memberikan semangat dan dorongan kepada seluruh peserta.
Kekompakan, menurutnya, harus dijaga dengan membangun hubungan harmonis antara peserta, pelatih, official dan pimpinan kafilah. Pola asah, asih dan asuh harus dikedepankan agar tercipta kekompakan dan kebersamaan dengan satu niat dan tujuan, yakni berjuang meraih prestasi terbaik.
Jaga Kesehatan dan Optimistis
Selain persoalan prestasi, Ria Norsan mengingatkan para peserta menjaga kondisi fisik selama mengikuti MTQ Nasional.
Ia meminta peserta menjaga pola makan, beristirahat cukup serta memanfaatkan waktu luang untuk tetap berlatih sesuai cabang yang diikuti.
Sebagai duta Kalimantan Barat, para peserta juga diminta tetap optimistis dan yakin terhadap kemampuan masing-masing.
“Pada event MTQ Nasional nanti, Saudara/Saudari pasti akan kembali diuji dalam skala yang lebih besar, dengan lawan-lawan yang lebih baik dan tangguh,” katanya.
Karena itu, ia meminta semangat para peserta terus dikobarkan untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Kobarkan semangat bahwa Saudara/Saudari bisa dan dapat meraih dan mengukir prestasi pada MTQ Tingkat Nasional nanti,” pesan Ria Norsan.
Tak hanya soal perlombaan, para kafilah juga diminta menjaga sikap dan perilaku selama berada di Semarang. Sebab, mereka membawa nama Kalimantan Barat dan sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan karakter masyarakat Kalbar kepada masyarakat dari daerah lain.
Ria Norsan meminta para peserta menjaga sikap ketika berinteraksi dengan sesama peserta maupun masyarakat.
“Kekurangan atau kelemahan kecil dalam pelayanan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI hendaknya tidak dipersoalkan dan diperdebatkan,” ujarnya.
Berangkat Jumat
Kafilah Kalbar dijadwalkan bertolak dari Pontianak menuju Semarang pada Jumat (11/9/2026) pukul 10.40 WIB menggunakan pesawat Super Air Jet. Kontingen diperkirakan tiba di Semarang pukul 12.10 WIB.
Selama berada di Semarang, Kafilah Kalbar akan menginap di Front One HK Resort Semarang. Untuk mendukung kondisi kesehatan peserta, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar turut memfasilitasi satu tenaga dokter, obat-obatan dan vitamin.
Selain itu, kafilah telah mendapatkan uang saku, seragam, kaos, sepatu bagi peserta, kopiah/jilbab dan koper.
Selama di Semarang, Kafilah Kalbar akan mengikuti seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI, mulai registrasi peserta, malam ta’aruf, pawai ta’aruf, pembukaan, perlombaan hingga penutupan.
Kafilah Kalbar dijadwalkan kembali ke Pontianak pada Minggu (20/9/2026) pukul 08.30 WIB dan diperkirakan tiba di Pontianak pukul 10.00 WIB.
Usai menyampaikan sambutan dan arahan, Gubernur Ria Norsan secara resmi melepas dan merestui keberangkatan Kafilah Kalimantan Barat untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang.
“Selamat berjuang, semoga sukses selalu menyertai Saudara-Saudara dalam mengukir prestasi terbaik,” kata Ria Norsan.**
Editor : Salman Busrah