Suhadi Pimpin PP Polri Kalbar, Join Legawa Mundur di Usia 85 Tahun

Salman Busrah • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 19:43 WIB
Suhadi SW bersama istri usai terpilih.
Suhadi SW bersama istri usai terpilih menjadi Ketua Persatuan Purnawirawan Polri. 

PONTIANAK – Tongkat kepemimpinan Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) Pengurus Daerah Kalimantan Barat berganti tangan. Kombes Pol Purn Drs Suhadi Sw MSi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PP Polri PD Kalbar periode 2026–2031.

Suhadi menggantikan Kombes Pol Purn Drs Join K Legawa SE MH yang telah memimpin organisasi tersebut sejak awal pembentukannya pada 1999.

Pergantian itu berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI PP Polri PD Kalbar, Sabtu (12/9), di salah satu hotel di Jalan Imam Bonjol, Pontianak.

Menariknya, pemilihan ketua berlangsung tanpa pemungutan suara. Dari tiga kandidat yang sebelumnya dinyatakan memenuhi syarat, akhirnya hanya Suhadi yang menyatakan bersedia maju.

Dua kandidat lainnya memilih mundur.

Pimpinan sidang, AKBP Purn Sutomo, awalnya menyebut tiga nama sebagai calon ketua, yakni Join K Legawa, Nowo Winarti, dan Suhadi.

Ketika pimpinan sidang menanyakan kesanggupan masing-masing calon, Join lebih dulu menyatakan tidak bersedia melanjutkan kepemimpinannya.

Alasannya bukan sekadar usia. Join mengatakan sudah 26 tahun berkecimpung memimpin PP Polri Kalbar. Kini usianya telah mencapai 85 tahun.

“Saya sudah tidak sanggup lagi,” demikian inti alasan Join saat ditanya mengenai kesediaannya kembali memimpin organisasi.

Giliran Nowo Winarti. Purnawirawan Polwan tersebut juga menolak dicalonkan. Domisilinya kini berada di Yogyakarta sehingga dinilai kurang memungkinkan untuk menjalankan kepemimpinan organisasi di Kalimantan Barat.

Dengan mundurnya dua kandidat tersebut, Suhadi menjadi satu-satunya calon yang bersedia. Musda pun menetapkannya sebagai Ketua PP Polri PD Kalbar periode lima tahun ke depan secara aklamasi.

Usai terpilih, Suhadi langsung menyebut sejumlah pekerjaan rumah yang akan menjadi prioritasnya.

Konsolidasi organisasi menjadi agenda pertama. Ia juga berjanji mempercepat pembentukan kepengurusan cabang di sejumlah kabupaten yang hingga kini belum terbentuk.

Daerah tersebut antara lain Landak, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kayong Utara.

“Ini yang akan kami konsolidasikan terlebih dahulu,” kata Suhadi seusai Musda.

Selain membenahi organisasi ke dalam, Suhadi juga akan membangun komunikasi dengan Polda Kalbar. Salah satu agendanya adalah bersilaturahmi dan beraudiensi dengan Kapolda Kalbar selaku pembina PP Polri PD Kalbar.

Dalam pertemuan itu, ia juga berencana menyampaikan kebutuhan sekretariat permanen organisasi.

Suhadi berharap Polda Kalbar dapat membantu mencarikan solusi atas kebutuhan tersebut, termasuk kemungkinan pemanfaatan lahan terlantar di belakang Hotel Mahkota untuk pembangunan kantor sekretariat PP Polri PD Kalbar.

Musda VI PP Polri PD Kalbar diikuti para ketua dan sekretaris pengurus cabang kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Hadir pula perwakilan organisasi purnawirawan TNI, Legiun Veteran, Pepabri, Persatuan Keluarga Besar Brimob (PKBB), Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polwan Republik Indonesia (PKB PPRI), Ibu-Ibu Dian Kemala serta sejumlah undangan lainnya.

 

Prosesi pergantian kepemimpinan ditandai penandatanganan berita acara serah terima.

Bendera Pataka PP Polri PD Kalbar kemudian diserahkan Join kepada Kapolda Kalbar yang diwakili Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol Bayu Herwantoro SIK MH. Selanjutnya, pataka diserahkan kepada Suhadi sebagai ketua terpilih.

Dengan penyerahan pataka tersebut, kepemimpinan PP Polri Kalbar resmi memasuki babak baru setelah 26 tahun berada di bawah kepemimpinan Join Legawa.**

Editor : Salman Busrah
Purnawirawan Polisi polisi polri