Pontianak Diguyur Hujan! BMKG Ungkap Potensi Cuaca Kalbar Hingga 22 September

Marsita Riandini • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 18:32 WIB
Ilustrasi hujan. (DOK PONTIANAK POST)
Ilustrasi hujan. (DOK PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST - Sebagian wilayah Kota Pontianak pada Minggu, (13/9) diguyur hujan deras. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalbar mengungkapkan bahwa terdapat potensi pertumbuhan awan hujan pada tanggal 13 sampai dengan 22 September 2026 di sebagian wilayah Kalimantan Barat. Potensi itu diperkuat dengan  badai di utara sudah mendekati daratan. Meskipun kecenderungannya hujan dengan intensitas ringan.

Noventia, Prakirawan BMKG Kalbar-Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengatakan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat, Senin (14/9) diprakirakan dominan cerah berawan yang disertai kekaburan udara akibat kabut asap. Terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang tidak merata di wilayah Kalimantan Barat bagian Utara. 

Pantauan kondisi angin  di ketinggian 3000 feet pada hari ini untuk wilayah Kalimantan Barat akan bertiup dari arah Timur ke Tenggara dengan kecepatan 12 knots. Namun lanjut Noventia, kondisi ini belum mendukung pergerakan massa udara sehingga masih diselimuti kabut asap.

Baca Juga: Hujan Belum Padamkan Karhutla Kubu Raya, Bara di Bawah Gambut Masih Picu Api Kembali

"Selain kabut asap yang dominan di wilayah Kalimantan Barat, kami perkirakan terdapat potensi hujan ringan hingga sedang khususnya di wilayah Kalbar bagian Utara," ungkapnya. 

Waspada potensi meningkatnya suhu udara yang dapat meningkatkan potensi kemudahan terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalbar selama sepekan ke depan. "Terutama pada wilayah Kalimantan Barat bagian Tengah hingga Selatan," ucapnya. 

Berdasarkan ikhtisar beberapa unsur cuaca yang diamati pada 9 lokasi di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tanggal 12 September 2026 Pukul 07.00 WIB sampai dengan 13 September 2026 Pukul 07.00 WIB, terdapat suhu udara maksimum ekstrem. Suhu udara maksimum tertinggi yaitu 35.7°C terjadi di Melawi. Suhu udara rata-rata berkisar 27.9°C hingga 30.0°C. Sementara suhu udara minimum terendah adalah 24.8°C di Sambas. 

Baca Juga: Hotspot Kalbar Turun Jadi 12 Titik, Hujan OMC Bantu Basahi Lahan

Terjadi hujan di sebagian titik pengamatan. Curah hujan tertinggi terjadi di Melawi yaitu 2.2 mm/hari. Kriteria hari tanpa hujan termasuk kategori sangat pendek (15 hari), pendek (6-10 hari), panjang (21-30 hari), hingga ekstrem panjang (lebih dari 60 hari) - Tidak terdapat kejadian angin kencang ekstrem.

Kecepatan angin tertinggi yaitu 11 knot di Ketapang. Terdapat jarak pandang ekstrem. Jarak pandang kurang dari 1 km berada di Mempawah, Pontianak, Melawi, Sambas, Ketapang, Kubu Raya, Sintang dan Singkawang akibat kabut asap. (mrd)

Editor : Miftahul Khair
karhutla kalbar potensi hujan BMKG Kalbar