PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyiapkan langkah baru untuk memperkuat pasokan air tawar bagi masyarakat di tengah kondisi air baku yang masih menjadi perhatian.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melalui unggahan di akun Instagram pribadinya menyampaikan bahwa dua ponton air bersih akan segera didatangkan ke Pontianak.
Kehadiran dua ponton tersebut menjadi upaya tambahan pemerintah untuk memastikan ketersediaan air tawar bagi masyarakat. Langkah ini dilakukan setelah warga Pontianak dalam beberapa waktu terakhir menghadapi persoalan kualitas air akibat meningkatnya kadar garam pada sumber air baku.
Sebelumnya, Pemkot Pontianak bersama Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memenuhi kebutuhan air tawar masyarakat, mulai dari pemanfaatan sumber air baku alternatif, distribusi menggunakan mobil tangki hingga penyediaan air gratis di sejumlah titik.
Waduk Penepat juga kembali menjadi salah satu sumber penting pasokan air tawar. Pemkot menyebut suplai dari waduk tersebut telah kembali normal dan air yang dihasilkan memiliki kadar garam di bawah 50 miligram per liter.
Namun, pemerintah tampaknya tidak ingin hanya mengandalkan satu sumber. Dua ponton yang akan didatangkan menjadi tambahan kekuatan untuk menjaga ketersediaan air tawar selama kondisi sumber air baku belum sepenuhnya aman.
Belum diketahui secara rinci kapasitas masing-masing ponton, sumber air yang akan dibawa, lokasi penempatan serta mekanisme pendistribusiannya kepada masyarakat.
Informasi lebih lanjut mengenai rencana tersebut diharapkan dapat dijelaskan Pemkot Pontianak dan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa dalam waktu dekat.**
Editor : Salman Busrah