Krisis Air Bersih Pontianak, Pemkot Datangkan Air dari Sukalanting dengan Tiga Tongkang

Mirza Ahmad Muin • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 11:42 WIB
Warga kesusahan saat akan mengeluarkan sampan yang berada di lumpur Sungai Kapuas yang mengalami penyusutan dan air asin saat kemarau tiba. (HARYADI/PONTIANAKPOST)
Warga kesusahan saat akan mengeluarkan sampan yang berada di lumpur Sungai Kapuas yang mengalami penyusutan dan air asin saat kemarau tiba. (HARYADI/PONTIANAKPOST)

PONTIANAK POST – Pemerintah Kota Pontianak menyiapkan tiga kapal tongkang untuk mendatangkan air tawar dari Sukalanting, Kabupaten Kubu Raya, guna mengatasi kesulitan air bersih yang dialami masyarakat selama kemarau panjang.

Air dari sungai di Sukalanting akan dibawa ke Pontianak untuk diproses melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM sebelum didistribusikan secara gratis kepada masyarakat. Wilayah yang paling terdampak, termasuk Pontianak Barat, Pontianak Utara, dan Pontianak Timur, menjadi prioritas penyaluran.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan tiga tongkang tersebut mulai dikerahkan untuk mengambil air tawar dari Sukalanting.

Baca Juga: Air PDAM Pontianak Terasa Asin Saat Kemarau, Dewan Desak Inovasi agar Tetap Tawar

“Besok tiga tongkang akan jalan ke sana untuk mengambil air. Airnya kita ambil dari sungai, kemudian diproses di IPA PDAM,” kata Edi, Minggu (13/9).

Menurut Edi, air yang telah melalui proses pengolahan nantinya akan didistribusikan ke seluruh kecamatan. Pemerintah memastikan air tersebut diberikan secara gratis, terutama kepada warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“Air ini nanti kita drop di semua kecamatan, terutama yang sangat berdampak seperti Pontianak Barat, Pontianak Utara dan Pontianak Timur. Semuanya gratis untuk masyarakat,” tegasnya.

Penggunaan tongkang dipilih karena mampu mengangkut air dalam jumlah besar dari sumber air tawar menuju Pontianak. Setibanya di kota, air tidak langsung dibagikan, melainkan diproses terlebih dahulu melalui IPA agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga: Sutarmidji Sentil Penanganan Asap dan Air Asin di Pontianak, Usul Waduk Penepat Diperluas 10 Kali

Langkah tersebut dilakukan ketika kemarau panjang mulai menekan ketersediaan air bersih. Di sejumlah wilayah, air PDAM juga terdampak intrusi air asin sehingga warga kesulitan memperoleh air yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Persoalan tersebut turut mendorong Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin turun langsung membantu masyarakat. Ia menyalurkan bantuan air bersih hingga ke tingkat RT bagi warga yang terdampak kondisi air PDAM yang asin.

“Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat. Di tengah kemarau panjang seperti sekarang, kebutuhan air bersih tentu meningkat, apalagi di beberapa wilayah air PDAM terasa asin,” ujar Satarudin, Minggu (13/9).

Satarudin menilai penyaluran air harus dilakukan sedekat mungkin dengan masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah diminta memetakan wilayah terdampak agar distribusi air tidak hanya terpusat pada lokasi tertentu.

“Pemerintah harus hadir dan memastikan warga mendapatkan air yang layak untuk kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Menurut dia, perangkat pemerintah hingga tingkat kelurahan dan RT dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pendataan sekaligus distribusi bantuan. Sinergi antara Pemkot, DPRD, PDAM, dunia usaha, organisasi masyarakat dan elemen lainnya juga diperlukan jika kondisi kemarau berlangsung lebih lama.

“Kalau kondisi ini berlangsung lama, tentu masyarakat semakin terbebani. Karena itu, kita harus sama-sama bergerak, siapa pun yang punya kemampuan membantu, mari membantu masyarakat,” katanya.

Satarudin juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak selama kemarau. Ia berharap persoalan air PDAM yang asin segera teratasi sehingga kebutuhan dasar warga tidak terganggu.

“Yang paling penting masyarakat jangan sampai merasa sendirian menghadapi kondisi ini. Pemerintah dan semua pihak harus hadir meringankan beban mereka,” tutupnya.(iza)

Editor : Hanif
krisis air Pontianak PDAM Pontianak Edi Rusdi Kamtono Air Bersih kemarau panjang