PONTIANAK POST - Anggota MPR RI Erlinawati, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI belum lama ini. Menggandeng Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Provinsi Kalimantan Barat, dia ingin mewujudkan pembangunan UMKM kreatif, mandiri dan menjadi penguat ekonomi bangsa.
Erlinawati menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai pondasi utama bagi para pelaku usaha. Mengingat kontribusi UMKM yang mencapai 61 persen terhadap PDB nasional serta menyerap 97 persen tenaga kerja, Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika diharap dapat menjadi kerangka kerja dan moral bagi pengusaha Muslimah Indonesia khususnya di Kalimantan Barat.
"UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional kita, di mana kontribusinya mencapai 61 persen terhadap PDB dan mampu menyerap hingga 97 persen tenaga kerja, "Oleh karena itu, agar para pengusaha muslimah dapat tumbuh secara berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global, semangat berusaha kita harus berpijak pada nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai pedoman etika dan kompas moral," katanya.
Baca Juga: Perkuat Usaha Perempuan, Kemenkum Kalbar Sosialisasikan Legalitas Merek di Rakerda IWAPI
Di tempat sama Kepala Sekolah SMAS Mujahidin, Irham Chandra yang hadir sebagai narasumber juga memaparkan secara komprehensif penjelmaan nilai-nilai Empat Pilar dalam praktik ekonomi kerakyatan. Nilai Pancasila diterapkan dengan mengedepankan gotong royong, keadilan sosial, dan musyawarah dalam membangun etika usaha serta kemitraan.
Konstitusi UUD 1945 melalui Pasal 33 menjadi pondasi hukum ekonomi kerakyatan yang menjamin perlindungan, kepastian usaha, serta pemberdayaan UMKM. Bingkai NKRI dimanfaatkan untuk menyatukan wilayah sebagai satu pasar nasional yang luas melalui pemerataan konektivitas dan logistik. Sementara itu, semboyan Bhinneka Tunggal Ika mendorong pengolahan keberagaman kearifan lokal, kerajinan, dan kuliner daerah sebagai sumber inovasi produk yang bernilai tambah tinggi.
Penyampaian materi juga menggaris bawahi langkah strategis melalui edukasi nilai kebangsaan, penguatan kemitraan koperasi, hingga integrasi pasar digital. Di akhir paparannya, narasumber memberikan penekanan khusus pada slogan IPEMI, yakni "Tumbuh, Maju, Berkembang Bersama", yang sangat selaras dengan prinsip gotong royong Pancasila serta semangat solidaritas ekonomi nasional dalam bingkai NKRI.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta dari PW IPEMI Kalbar memberikan apresiasi tinggi terhadap materi yang disampaikan, mengingat substansinya yang sangat aplikatif untuk diterapkan langsung dalam operasional bisnis sehari-hari. Anggota IPEMI juga menyambut baik ruang terbuka kolaborasi yang terbangun melalui sosialisasi ini guna mewujudkan UMKM yang kreatif, mandiri, dan berdaulat secara ekonomi.
"Materi sosialisasi Empat Pilar ini sangat aplikatif untuk kami terapkan langsung dalam operasional usaha, sekaligus menciptakan ruang terbuka untuk berkolabirasi bagi pengusaha muslimah di Kalbar untuk saling menguatkan," ungkap salah seorang pengurus PW IPEMI Kalbar.(iza)
Editor : Hanif